BAMFAAD (2020) REVIEW

Konflik Antara Cinta dan Pengkhianatan menyebabkan Serangkaian Kejahatan. Rilis di jaringan ZEE5 pada tanggal 10 April 2020, Bamfaad mencoba hadir dengan kisah cinta usang.

Cerita ini terjadi di kota Allahabad. Nasir Jamal (Aditya Rawal), remaja nakal dan sering membuat onar. Tak hanya di kampusnya, bahkan juga di lingkungannya.

Suatu saat, Nasir tak sengaja bertemu dengan Neelam di pasar malam. Sejak itu, Nasir jatuh cinta pada Neela (Shalini Pandey). Meski tetangga Neelam menyarankan agar Nasir menjauhi Neelam, Nasir tetap teguh pendirian.

Rupanya, Neelam adalah salah satu gundik  Jigar Fareed (Vijay Varma), ketua Gangster di Allahabad. Nasir dan Jigar pernah bertemu karena insiden kecil di kampusnya.

Konflik makin runyam ketika teman dekat Nasir, yaitu Zahid (Jatin Sharma) berkhianat. Serangkaian kekacauan dalam kehidupan Nasir, keluarga, dan tentu saja kisah cintanya dengan Neelam adalah sesuatu yang coba ditawarkan Bamfaad selama 1 jam 45 menit durasinya.

REVIEW

Bamfaad (Ledakan) mengusung kisah usang romeo-juliet yang dikemas ulang. Gaya natural dari sutradaranya, tak membuat Bamfaad terlihat menye-menye ataupun lebay.

Momen indah dan manis akan terasa di separuh awal durasinya. Dengan setting kota kecil Allahabad (India Utara), Bamfaad coba menghadirkan kehidupan masyarakat muslim disana. Bukan fokus utama cerita film, tapi setidaknya penonton memiliki sedikit gambaran tentang masyarakat muslim di India.

Ranjan Chandel, bertindak sebagai sutradara, skenario, dan ide cerita. Pengalamannya menjadi asisten Anurag Kashyab diterapkan di film ini. Kita  dapat dengan mudah menyaksikan gaya bercerita sutradara Kashyab dalam film-filmnya. Gambar-gambar realistis, penempatan lagu yang tidak mengganggu narasi, adegan perkelahian yang alami, dan lain sebagainya.

Tokoh utama kita yaitu Aditya Rawal --putra Paresh Rawal-- melakukan debutnya dengan sangat baik. Dibandingkan beberapa pendatang baru, khususnya putra bintang terkenal, saya sepertinya akan menyukai Aditya Rawal. Selain aktingnya yang alami, wajahnya sangat berkarakter.  Yang dibutuhkannya hanya sedikit polesan dan jam terbang, saya yakin karirnya akan lebih baik di masa mendatang karena akan banyak disukai penonton, khususnya penonton cewek.

Shalini Pandey mungkin sedikit asing bagi bollymania di Indonesia. Tapi bagi pecinta film Telugu, namanya populer saat dia memulai debutnya berpasangan dengan Vijay Deverakonda di film Arjun Reddy. Itu loh, film yang di buat ulang/remake bollywood dengan judul KABIR SINGH. Ingat, kan?

Jatin Sharma sebagai villain cukup sukses memerankannya. Tetapi sayangnya dia kurang dimanfaatkan di sini, meskipun dia telah melakukannya dengan sangat baik. Berharap di film lain dia bakal jadi villain yang akan dikenang penonton.

Raj Shekhar dan Vishal Mishra sebagai komposer sekaligus pengisi musik latar, membuat lagu yang cukup lumayan enak di dengar. Ada 4 lagu di film Bamfaad ini. 3 lagu dinyanyikan oleh Vishal Mishra dan satu lagu oleh Sukhwinder Singh.

Kalau kalian asing dengan nama-nama itu, saya kasih clue ;

Lagu "Jugni Will You Marry Me", ini salah satu lagu garapan Raj Shekar.

Lagu " Nai Lagda" dari ost. Notebook dinyanyikan oleh Vishal Mishra.

Kalo Sukhwinder Singh, masak gak tau? Chaiya Chaiya, Jai Ho, Haule Haule, dan Marjaani adalah beberapa lagu yang populer di telinga bollymania di Indonesia.

Penutup

Bamfaad, cocok banget buat penonton yang lagi bucin. Beberapa adegannya terasa so sweet 😍. Tak sampai bikin baper karena Bamfaad bukan film masala. Dia tampil natural. Jadi jangan kaget kalo berantemnya gak pake terbang dan gerak lambat. Bener-bener alami.
Next Post Previous Post
1 Comments
  • Unknown
    Unknown 12 April 2020 11.59

    Penasaran pengin nonton... Pengin ngerasain Bucin

Add Comment
comment url