Review Film: Soorarai Pottru, Upaya Suriya Membuat Penerbangan Murah

FilmIndia.my.id —Menjadi film terbaik pilihan India Film Festival Melbourne (IFFM) 2021, Soorarai Potru tentu memiliki keunggulan dibanding 5 nominator lainnya. Film yang rilis pada tanggal 12 November 2020 ini dibintangi oleh Suriya Sivakumar dan Aparna Balamurali dengan arahan sutradara Sudha Kongara. Dalam versi berbahasa Hindi, film ini diberi judul UDAAN.


Selain memenangkan predikat film terbaik versi IFFM 2021, Soorarai Potru juga berhasil menjadikan aktornya; Suriya sebagai Aktor Terbaik Pria dalam IFFM 2021. 

Tak hanya itu saja, bahkan di IMDb, Soorarai Pottru memiliki rating sangat tinggi 9.1/10 . 

Seperti apa film Soorarai Pottru ini? Bagaimana film ini bisa mencapai kesuksesan yang sangat luar biasa? Ikuti ulasan kami berikut ini.


Sinosis Film: Soorarai Pottru

Cerita berawal dari upaya perjodohan antara pemuda pengangguran bernama Nedumaran Rajangam/Maara (Suriya) dengan wanita bernama Boomi (Aparna Balamurali). Boomi tak serta-merta setuju dengan perjodohan itu. Dia akan setuju jika pria yang dijodohkannya itu memiliki karakter yang kuat. Untuk itu, dia perlu mengenal calon jodohnya itu.

Maara dan Boomi mengobrol tentang beberapa pandangannya terkait situasi dan kondisi pribadi, lingkungan, bahkan cita-citanya. Dari sini terungkap bahwa Maara adalah pengangguran idealis, pernah bekerja di Angkatan Udara India, dan memilih keluar hanya demi cita-citanya; membuat perusahaan penerbangan berbiaya murah.

Boomi, adalah wanita yang sangat ingin menjadi juragan, setidaknya untuk dirinya sendiri. Dia ingin membuka usaha kue. Untuk itu, banyak hal yang harus dicapainya sebelum dia menikah. Boomi menantang Maara; mereka bisa menikah jika cita-cita keduanya sudah tercapai. Maara pun setuju dengan tantangan gadis calon jodohnya itu.

Maara mulai mengumpulkan orang-orang yang akan direkrutnya untuk mendukung rencananya membuat perusahaan penerbangan. Tentu saja bukan tanpa masalah. Masalah itu muncul silih berganti. Mulai masalah keuangan, masalah perijinan, bahkan masalah persaingan usaha dan politik.

Bisakah Nedumaran atau Maara berhasil membuat mimpinya terwujud, atau dia harus menyerah pada tekanan politik? Saksikan Soorarai Pottru tayang di Amazon Prime Video mulai 12 November 2020.

Review Film: Soorarai Pottru

Menyebut Soorarai Pottru sebagai kisah seorang mantan perwira Angkatan Udara yang bercita-cita untuk membuat perusahaan penerbangan berbiaya rendah adalah sesuatu yang terlalu kerdil bagi film ini, meskipun jalan ceritanya seperti itu. Soorarai Pottru berbicara tentang upaya seorang pria yang terus berjuang sepanjang hidupnya untuk membuat semua orang India terbang di angkasa tanpa perbedaan sosial ekonomi. Film ini menyoroti kesenjangan sosial yang menganga lebar antara masyarakat miskin dan kaya, juga penguasa.

Terinspirasi oleh kisah nyata kehidupan Kapten GR Gopinath, orang yang merevolusi industri penerbangan di India, Sudha Kongara menghadirkan kisah tentang harapan dan kemenangan yang indah. Setiap adegan dan dialog dalam film ini akan mengingatkan kita bahwa langit adalah tak berbatas, dan seseorang tidak boleh menguburkan mimpinya dengan mudah. Niat sutradara untuk menyampaikan kisah inspiratif ini cukup terlihat dari guliran kisahnya. 

Setelah dibuka dengan satu adegan pendaratan pesawat terbang yang paling heboh, di mana sebuah pesawat harus mendarat darurat di zona militer, Soorarai Pottru menampilkan adegan yang cukup berani dan mencekam dari aktor Suriya Sivakumar.

Skenario film berjalan dengan mulus bergeser bolak-balik antara tahun 1980-an hingga 2000-an yang menunjukkan kepada kita fase yang berbeda dalam kehidupan Nedumaran Rajangam/Maara (Suriya). Kita diperkenalkan dengan Nedumaran Rajangam alias Maara sebagai anak muda yang garang, emosional, namun penuh semangat. Terlahir dari desa terpencil di Madurai, Maara bermimpi ingin membuat perusahaan penerbangan dengan biaya murah. Dia ingin memberi kesempatan pada ribuan orang India untuk terbang tanpa mereka harus menghabiskan banyak uang.

Masalah dimulai ketika Paresh Goswami (Paresh Rawal), orang yang paling berpengaruh di industri penerbangan, mencoba menghancurkan ide-idenya. Dia percaya bahwa model bisnis Maara akan mematahkan ketidaksetaraan mayarakat yang telah ada selama berabad-abad. Bisnis Maara akan mengganggu keuntungan yang selama ini diterima Paresh.

Meski tidak banyak liku-liku dalam skenario, Sudha Kongara berhasil membuatnya menarik dengan memasukkan gaya narasi yang tidak linier. 

Kekuatan lain dari film ini adalah hubungan Māara yang menyayat hati dengan Bommi (Aparna Balamurali), seorang gadis kota kecil yang ingin memiliki toko roti. Dia mempertanyakan kesetaraan wanita, dan pada saat yang sama berusaha keras untuk mendukung impian suaminya.

Terlepas dari masalah yang muncul dalam pernikahan mereka, pasangan ini berbagi hubungan tingkat dewasa dan pengertian antar pasangan yang disampaikan dengan cara yang sangat indah. Penampilan Aparna Balamurali sangat menyenangkan dan menyentuh hati para penonton.

Meskipun aktor Telugu Mohan Babu muncul sebentar, ia telah memberikan kinerja yang sempurna. Poo Ram dan Urvashi, yang berperan sebagai orang tua Suriya dalam film tersebut, memiliki nilai tambah pada naskahnya.

Alasan lain untuk menonton film ini adalah karena aspek teknisnya yang luar biasa. Bingkai gambar dengan keajaiban kerja kamera Niketh Bommireddy mampu menangkap momen-momen indah dan dramatis. Setiap kali film tampak melambat, GV Prakash datang untuk menyelamatkan. Musik latar belakangnya memberikan dorongan adrenalin dan memotivasi penonton untuk merayakan perjalanan Māara.

Penutup

Soorarai Pottru dibuat untuk bioskop dengan harapan akan menjadi tontonan yang luar biasa di layar lebar. Namun, karena masa pendemi, film ini rilis  di jalur OTT dengan harapan bisa memberi jangkauan penonton yang lebih luas. Saksikan Soorarai Pottru di jaringan Amazon Prime Video.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url