Review Film: Runway 34, Real atau Reel?

Review Film: Runway 34, Real atau Reel?


Aktor Bollywood Ajay Devgn yang menjadi bintang utama sekaligus sutradara film India berjudul Runway 34 telah memutuskan untuk merilis filmnya di platform OTT Amazon Prime Video. Film ini juga didukung oleh penampilan  Rakul Preet Singh, Amitabh Bachchan, dan Boman Irani. 

Pada tanggal 27 Mei 2022, Runway 34 telah tersedia bagi penggemar film Bollywood untuk ditonton di jaringan Amazon Prime Video. Rilis lebih awal Runway 34 di platform OTT dilakukan setelah film tersebut gagal menarik penonton di layar lebar. 

Dengan mengangkat tema penyelamatan penerbangan, penggemar film bollywood bertanya-tanya apakah film yang dibintangi Ajay Devgan ini real atau reel (kisah nyata atau bukan) ?


Sinopsis Film Runway 34

Vikrant Khanna (Ajay Devgn), seorang pilot kelas A, memiliki memori eidetic dengan lebih dari 16.000 jam terbang. Saat ini dia telah terbang selama enam hari berturut-turut dan ingin pulang ke rumah. Malam sebelum penerbangan dari Dubai ke Kochi yang dijadwalkan, dia bergabung dengan temannya untuk clubbing dan pesta minuman keras hingga pagi.

Pesawat Boeing 737-800 milik Skyline 777 dengan nomor penerbangan 555 membawa 150 penumpang termasuk kru. Berangkat malam hari pada tanggal 17 Agustus 2015. Perjalanan pesawat ini lancar-lancar saja, hingga menjelang tiba di Kochi. Cuaca buruk menyebabkan Skyline 777 mengalami turbulensi dan Kapten Vikrant kesulitan untuk mendaratkan pesawatnya di Bandara Internasional Kochi. Cuaca yang buruk dengan jarak pandang di pagi buta jam 5:45 pagi.


Co-Pilot Tania Albuquerque menyarankan kapten Vikrant untuk mengalihkan penerbangan ke Bandara Bangalore. Tapi, jaraknya terlalu jauh. Bahan bakar masih tersisa 3.400 liter. Perjalanan ke Bangalore diperkirakan menghabiskan bahan bakar 3.200 liter. Vikrant memilih untuk memutar pesawat di atas Kochi sambil menunggu instruksi dari ATC setempat.

Namun cuaca tak kunjung membaik, petugas ATC menyarankan agar Skyline 777 mendarat di bandara terdekat, yaitu bandara bandara Trivandrum. Kini pesawat hanya memiliki 1.324 kg bahan bakar. Jumlah ini hanya cukup untuk terbang selama 30 menit. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai bandara terdekat. Bahan bakar sebanyak ini harus selalu ada di pesawat. Jika jumlah bahan bakar di bawah ini, pilot harus mengumumkan "May Day". Dia harus mendarat sesegera mungkin.

Sesampainya di Trivandrum, cuaca tidak lebih baik dari Kochi. Bahkan jarak pandang hanya 1300 meter. Jauh dibawah batas minimal jarak pandang; 1500 m. Percobaan pertama mendarat di bandara Trivandrum yang dilakukan Kapten Vikrant mengalami kegagalan. Sementara bahan bakar semakin habis.

Cuaca semakin buruk, demikian juga situasi di dalam pesawat. Kapten Vikrant harus segera memutuskan untuk melakukan pendaratan. Pihak ATC menyarankan ke landasan 16, tapi Vikrant memilih landasan 34.

Berhasilkah usaha Kapten Vikrant untuk mendaratkan pesawatnya?

Review Film Runway 34

Kisah Nyata

Meskipun Runway 34 tidak dapat tampil baik di box office, pemeran utama film ini; Ajay Devgn, Amitabh Bachchan, Rakul Preet Singh memenangkan tepuk tangan dari para kritikus untuk akting mereka yang bagus. Runway 34 dibuat berdasarkan pada kisah nyata yang terjadi pada pagi hari tanggal 18 Agustus 2015 di Bandara Trivandrum.

Pada pagi hari tanggal 18 Agustus, penerbangan Jet Airways 9W 555 dari Doha mencapai Kochi pada pukul 05:45. Namun, karena jarak pandang yang rendah akibat hujan terus menerus, penerbangan tidak diizinkan untuk mendarat. 

Selama penerbangan di wilayah udara Kochi, penerbangan Jet Airways dengan 141 penumpang dan 8 awak di dalamnya masih memiliki sisa bahan bakar sekitar 4.844 kg. Hingga saat kritis itu tiba, bahan bakar tersisa 350 kg.

Kisahnya sendiri mirip film Flight (2012) yang dibintangi oleh Denzel Washington atau Sully (2016) yang dibintangi oleh Tom Hanks. Runway 34 dibuat berdasarkan kisah nyata yang bisa dibaca pada tautan ini; https://www.filmindia.my.id/2022/04/kisah-nyata-runway-34.html.

Akting Pemain


Penampilan Ajay Devgn sebagai pilot Vikrant Khana cukup meyakinkan. Seperti gaya Ajay biasanya. Percaya diri, dingin, dan terlihat sedikit sombong. Terlepas dari beberapa kritik tentang brewok dan kumisnya yang seharusnya tidak dimiliki oleh seorang pilot,  Vikrant Khanna digambarkan memiliki pengalaman terbang lebih dari 16.000 jam terbang. Ajay Devgn cocok dengan karakter seperti ini.

Di saat situasi kritis, kesombongan Vikrant itu luntur. Keringat di dahinya menggambarkan kepanikannya, tapi wajah Ajay Devgn tak cukup menggambarkan kepanikan itu.


Amitabh Bachchan sebagai Narayan Vedant, penyidik berdarah dingin dari AAIB (Biro investigasi kecelakaan pesawat terbang). Sebagai penyidik, Big B seperti mengulang karakter yang telah berkali-kali diperankannya. Saya melihat Narayan di Runway 34 sama dengan Zaidi di Chehre (2020), Badal Gupta di Badla (2019), Deepak di Pink (2016), bahkan karakternya juga terlihat sama seperti Nayaran Shankar di Mohabbatein (2000). Aktingnya bagus, tapi monoton.


Rakul Preet Singh sebagai Co-Pilot Tania Albuquerque adalah karakter yang paling saya sukai di film ini. Menurut saya, akting dia yang lebih bagus diantara 2 pemeran utama di film ini. Setelah penonton disuguhi lelucon melelahkan tentang namanya, penonton akan melihat penggambaran realistis dan relatable dari pilot yang kompeten namun tidak berpengalaman. Dia mencoba usaha terbaiknya untuk berurusan dengan senior yang sombong tetapi menderita serangan panik ketika situasi mulai terlihat fatal. 

Saat Tania dicecar pertanyaan tajam oleh Narayan, kepanikannya benar-benar terlihat alami. Yah, Rakul Preet berhasil melakukannya dengan baik.

Karakter Boman Irani dan lain-lainnya terlihat kurang menonjol, meskipun telah dilakukan dengan  baik. Narasinya terlalu lemah untuk menampilkan sisi antagonis Boman Irani.

Teknis

Visual efek karya Ajay Devgn Films yang menangani Runway 34 ini sedikit lebih baik daripada film pendahulunya;  Bhuj The Pride Of India. Meski mirip permainan flight simulator, dengan didukung sound yang memadai, setidaknya visualnya masih bisa membawa suasana tegang bagi penonton.

Lagu di film ini ada 3 dan 1 lagu versi Reprise. Semuanya dikerjakan oleh  Jasleen Royal. Yang spesial adalah lagu Jalaya Toh Nahin Na, dinyanyikan sendiri oleh Ajay Devgn. Bagaimana suaranya? Dengarkan sendiri.

Penutup

Dengan anggaran mencapai Rs 65 crore, film ini hanya berhasil mengumpulkan Rs 47,65 crore di box office India. Flop, meski bukan film yang buruk. Penghasilan film tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas film.

Buat anda yang menyukai Ajay Devgn, atau Amitabh Bachchan, Runway 34 sangat sayang untuk dilewatkan. Selama 148 menit durasinya bikin tegang. Percayalah.

Demikian artikel tentang Review Film: Runway 34, Real atau Reel?. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk menambah wawasan pembaca semua. Jika ada hal yang ingin didiskusikan, silahkan tulis di dalam kolom komentar di bawah ini.

Apabila Anda menyukai artikel ini, silahkan klik tombol share yang ada di atas artikel ini. Anda juga bisa membaca artikel , sinopsis film India, atau gosip selebriti terbaru, semua hal tentang film India ada di halaman www.filmindia.my.id ini. Anda juga bisa menyaksikan film India Terbaru Subtitle Bahasa Indonesia disini.

Terima kasih telah berkunjung di halaman ini.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url