Review Film: Sooryavanshi

Setelah sekian lama, akhirnya bioskop di Indonesia kembali menayangkan Film India terbaru. 'Sooryavanshi' mulai tayang di bioskop Indonesia sejak tanggal 5 Nopember 2021. Jadwal tayang film Sooryavanshi bisa dilihat disini.

‘Sooryavanshi’ adalah film aksi berbahasa India yang disutradarai oleh Rohit Shetty. Diproduksi oleh Reliance Entertainment, Rohit Shetty Picturez, Dharma Productions dan Cape of Good Films, berdasarkan naskah yang ditulis oleh Yunus Sajawal, Farhad Samji, Sanchit Bendre dan Vidhi Ghodgadnkar dan sebuah cerita asli oleh Shetty. Film thriller aksi Bollywood ini diperankan oleh Akshay Kumar, Katrina Kaif, Gulsan Grover, dan juga Jackie Shroff.

Sooryavanshi Gagal Rilis Berkali-kali

Awalnya, film ini diumumkan rilis pada Idul Fitri 2020. Pada bulan Februari 2020, pembuatnya memutuskan untuk merilisnya pada 24 Maret. Namun, pandemi COVID-19 di India menyebabkannya ditunda. Kemudian, pada bulan Juni 2020, Reliance Entertainment mengkonfirmasi bahwa ‘Sooryavanshi’ akhirnya akan tayang di bioskop pada Diwali, yaitu 13 November 2020. Tetapi karena peraturan bioskop yang diberlakukan terkait berlanjutnya pandemi, film tersebut kembali ditunda.

Pada Oktober 2020, CEO Reliance Entertainment Group Shibasish Sarkar menginformasikan bahwa mereka telah menundanya di kemudian hari, mungkin antara Januari dan Maret 2021. Belum sempat rilis, pada bulan Februari 2021, sumber produksi mengkonfirmasi bahwa pembuat ‘Sooryavanshi’ telah menetapkan 2 April 2021 sebagai tanggal rilis baru. Akan tetapi sekali lagi film ini gagal rilis. Hal ini terjadi karena jam malam atau lockdown sebagian diberlakukan di sebagian besar wilayah India.

Setelah tertunda lebih dari satu tahun, diumumkan pada 14 Maret 2021 bahwa film tersebut akhirnya akan rilis di layar lebar pada 30 April 2021. Lagi-lagi tanggal rilis film ditunda tanpa batas waktu. Meningkatnya kasus COVID-19 gelombang ke-2 sebagai sebab batal rilisnya. Kemudian film ini dijadwalkan untuk rilis di bioskop pada 5 November 2021, bertepatan dengan Diwali 2021. Kali ini, jadwal tersebut bisa terealisasi.

Sebelum Anda menontonnya, silahkan dibaca dulu ulasan berikut ini sebagai referensi.

Sinopsis Film Sooryavanshi

Kisahnya merupakan bagian dari dunia aksi polisi dalam film ‘Singham’ yang dibintangi Ajay Devgan dan ‘Simmba’ yang dibintangi Ranveer Singh. Film ‘Singham’ tayang tahun 2011, sementara ‘Simmba’ hadir pada tahun 2018. Tokoh Sooryavanshi diperkenalkan kepada penonton di akhir kisah film Simmba. Kini, Singham dan Simmba bekerja sama dengan Sooryavanshi untuk memberantas terorisme. Sebelum 3 polisi super ini bersatu, cerita film Sooryavanshi mundur ke belakang, beberapa tahun sebelum kejadian serangan teroris yang dikenal 26/11 di Mumbai.

DCP Sooryavanshi (Akshay Kumar) adalah salah satu polisi yang tergabung dalam pasukan Anti Terorism Squad (ATS)/Satuan anti terorisme. Dalam menjalankan tugasnya, Sooryavanshi selalu fokus dan penuh totalitas. Serangan teroris pada tahun 1993 menjadi titik awal penelusuran Sooryavanshi melacak aktivitas teroris dan kelompok militan yang dipimpin oleh Omar Hafeez (Jackie Shroff). Dia mengendalikan tindakan teror dari jarak jauh, Pakistan.

Di sela-sela tugasnya, Sooryavanshi bertemu dengan Dokter Ria (Katrina Kaif). Lalu mereka jatuh cinta dan menikah. Sementara itu, Omar Hafeez mengirim putranya, Riaz Hafiz (Abhimanyu Singh) untuk melakukan serangan teror besar-besaran di Mumbai.

Bagaimana upaya Sooryavanshi menggagalkan serangan teror ini? Saksikan Sooryavanshi di bioskop Indonesia mulai 05 Nopember 2021.

Review Film Sooryavanshi

Pemain

Film ini adalah milik Akshay Kumar, yang kehadiran layarnya mendominasi dengan aksi-aksi memikat, berkarisma, terlihat keren bagi sebagian besar penonton. Sebagai Sooryavanshi, dia mungkin tidak menawarkan sesuatu yang baru. Tetapi menyaksikannya beraksi di layar lebar seperti ada kenyamanan dalam gayanya yang familier. Adegan aksinya sangat menarik untuk ditonton. Saat dia mengejar Sikander Kher dan mengangkatnya ke helikopter yang sedang terbang dari perahu motor yang sedang melaju kencang, dikoreografikan dengan baik. Konon aksi ini dilakukan sendiri oleh Akshay Kumar.

Akshay Kumar didukung oleh sejumlah aktor seperti Kumud Mishra sebagai Bilal Ahmed, Vivan Bhatena sebagai Vivan dan Gulshan Grover sebagai Kadar Usmani. Semua aktor pendukung ini tampil dengan baik dan berhasil meningkatkan kualitas film. Abimanyu Singh sebagai Riaaz Hafeez, pemimpin utama misi sekaligus putra Omar Hafeez (Jackie Shroff), memberikan penampilan yang kuat. Sementara Katrina Kaif sebagai istri Sooryanshi, Dr. Ria, hanya pemanis untuk menambah tingkat glamor film ini.

Polisi lain dari dunia sinematik Rohit Shetty; Bajirao Singham (Ajay Devgn) dan Sangram Bhalerao (Ranveer Singh), mampu membuat suasana seru sekaligus konyol. Duo ini secara aktif terlibat dalam aksi Sooryavanshi di babak akhir. Meskipun berlebihan, Ajay Devgn kembali menjadi Singham seperti biasanya. Tanpa banyak omong, tanpa senyum, serta tamparan khas Singham yang disertai suara auman singa. Sedangkan Sangram Bhalerao (Ranveer Singh) tampil konyol dan sedikit berlebihan. Terasa agak dipaksakan dan sedikit mengganggu, meski itu lucu.

Sutradara

Aksi mobil terbalik dan ledakan yang menggelegar adalah gaya Rohit Shetty dalam membuat film. Aksi yang dilakukan para pemain diambil dari berbagai sudut yang berbeda. Sesekali menggunakan gerakan lambat. Mungkin maksudnya biar terlihat keren. Atau, Rohit hanya ingin bilang bahwa adegan ini keren. Beberapa ada yang berhasil terlihat keren. Tapi sebagian besar gagal.

Bagi penonton yang juga gemar menonton film aksi Hollywood, apa yang dilakukan oleh Rohit hanyalah copy paste. Pada degan kejar-kejaran mobil polisi dan penjahat misalnya, disini Akshay Kumar menggunakan motor. Adegan ini mengingatkan saya pada film Mission Impossible-nya Tom Cruise, juga Matrix-nya Keanu Reeves. Ledakan-ledakan bom yang terlihat spektakuler itu gaya dari sutradara Michael Bay. 

Jika ada sutradara lain di India yang memiliki gaya seperti ini, bisa dipastikan dia adalah peniru Rohit Shetty.

Dialog-dialog yang dilontarkan cukup kuat, menohok, dan tampak nyata dalam konteks tertentu. Kadang-kadang bahkan berhasil membangkitkan semangat patriotik. Tapi saya tidak suka saat Akshay Kumar memberi khotbah di depan masyarakat muslim tentang bagaimana cara menjadi orang India. 

Musik dan Lagu

Skor latar belakang 'Sooryavanshi' akan menggetarkan gendang telinga Anda ketika Akshay Kumar ditampilkan di layar.  Agak berlebihan, sih. Pada saat Singham dan Simmba tampil solo pun demikian. Gaya dan musik latar yang mengiringi kehadiran setiap karakter hero dibuat khas.

Lagu yang paling dinanti adalah 'Tip tip Barsa Paani' dari 'Mohra'.  Katrina Kaif luar biasa. Keterampilannya menari di lagu ini membuat lagu yang terasa biasa jadi istimewa. 

Hampir 2 tahun menunggu lagu remake ini terdengar, terasa sia-sia.  Lagu garapan Tanish Bagchi ini terlalu biasa saja. Tidak istimewa. Mungkin jika terdengar 2 tahun yang lalu akan terasa keren. Sekarang publik sudah terlanjur biasa mendengar lagu daur ulang, yang garapan musiknya jauh lebih bagus daripada garapan Tanish Bagchi. Termasuk lagu remake Tip Tip Barsa Paani. 

Coba deh dengerin Tip Tip Barsa Paani-nya Jonitha Gandhi. Menurut saya jauh lebih keren daripada versi Sooryavanshi.

Penutup

Secara keseluruhan, 'Sooryavanshi' adalah penghibur yang lengkap cap Rohit Shetty. Semua gaya Rohit Shetty terukir di setiap adegan, musik, dan dialognya. Jika Anda menyukai drama aksi nir logika, Sooryavanshi sangat cocok untuk Anda. 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url