'96' Akan Dibuat Ulang Dalam Versi Bollywood

96 adalah kisah kekasih di masa SMA dari angkatan 1996 yang bertemu kembali di sebuah reuni, 22 tahun setelah mereka berpisah. Sebuah cinta lama yang bersemi kembali saat reuni. — Film India

CLBK adalah bahasa gaul anak muda jaman sekarang, meski rasanya sekarang istilah ini sudah meluas dan hampir semua orang dari berbagai lapisan usia mengerti singkatan dan maksudnya. CLBK adalah Cinta Lama Bersemi Kembali. Rangkaian kata yang cantik, secantik judul film dan berbagai sinetron yang berlatar belakang masalah cinta lama ini. Cinta lama yang dimaksud bukan cinta yang sudah berlangsung lama, tapi cerita cinta pada jaman dahulu, yang terpotong, putus dan tidak bersambung karena suatu hal. Dan karena suatu sebab, cinta jaman dulu itu sekarang tersambung lagi.

Ngomong-ngomong tentang CLBK, sebuah film India berbahasa Tamil berjudul '96' adalah salah satu film CLBK yang sangat sukses. Film Drama romantis produksi tahun 2018 bercerita tentang sepasang kekasih di masa SMA dari angkatan 1996 yang bertemu kembali di sebuah reuni, 22 tahun setelah mereka berpisah. Dibintangi oleh Trisha dan Vijay Sethupathi sebagai pemeran utama, sutradara C Premkumar berhasil menarik perhatian penonton dari berbagai kelompok usia dan mendapatkan tanggapan positif dari para penggemar. Sekarang, kabarnya produser Ajay Kapoor telah mengantongi hak untuk pembuatan ulang versi Hindi dari film Tamil berjudul '96' yang sangat populer itu.

96 Versi Bollywood Diproduksi Oleh Ajay Kapoor

Pemeran dan sutradara untuk versi remake belum diumumkan. Ajay Kapoor hanya mengatakan bahwa dia akan mengadaptasi 96 dalam bahasa Hindi karena kisah romantis yang mengharukan dan ringan ini sangat luar biasa. "Cerita ini sangat universal. Bisa terjadi pada siapa saja dan dimana saja, mematahkan batasan bahasa dan wilayah. Ini yang mendorong saya untuk membuat ulang film ini dalam bahasa Hindi untuk penonton nasional" kata Ajay Kapoor dalam sebuah pernyataan.

Saya secara aktif bekerja untuk mengembangkan naskah yang tepat dan ingin membuat narasi ini bersama dengan sutradara dan pemeran yang tepat. Setelah kami menyelesaikan semuanya, saya ingin segera membuat pengumuman resmi tentang siapa saja para pemain dan kru yang akan terlibat”tambahnya.

Ajay Kapoor sendiri baru-baru ini telah menyelesaikan produksi film terbarunya yang dibintangi oleh John Abraham, Attack. Dia juga membiayai film beranggaran besar berdasarkan kisah penyelamatan pengungsi Afghanistan, berjudul Garud.

Vijay Sethupathi Gembira

Sebagai bintang utama dalam 96 versi originalnya, Vijay Sethupathi merasa senang jika filmnya itu pada akhirnya akan dibuat dalam versi Hindi. Dalam sebuah postingannya di Twitter, Vijay Sethupathi pada hari Senin, 20 September 2021 mengungkapkan kegembiraannya.

Sebagai seorang aktor, kabar ini memberi saya kegembiraan yang luar biasa untuk kembali menceritakan kisah-kisah yang menyentuh hati penonton. kebahagiaannya terasa lebih tinggi ketika film tersebut pada akhirnya bisa menjangkau khalayak yang lebih luas. '96' telah menjadi pengalaman yang indah bagi saya. Sebagai Produser Ajay Kapoor telah bersiap dengan remake versi Hindi, saya berharap yang terbaik untuknya! Tidak sabar menantikan filmnya segera tayang.” Tulis Sethupathi

Bintang yang baru saja merilis film Annabelle Sethupathi bersama Tapsee Pannu ini berharap dengan dibuatnya 96 versi Bollywood akan semakin banyak orang yang mengetahui kedalaman kisah cinta yang ingin disampaikan film itu. Vijay Sethupathi juga penasaran dan sudah tidak sabar ingin segera menonton film 96 versi bollywood.

96: Kisah Cinta Biasa Yang Akan Membuat Anda Terpesona Karena Keindahannya

Bayangkan, kita bertemu dengan teman SD dulu, yang dulunya masih sangat imut, beringus melulu karena pilek abadi, malu-malu di sekolah kalau bertemu teman lawan jenisnya, nangis kalau digodain, lalu duapuluh tahun atau duapuluh lima tahun kemudian dia menjelma menjadi wanita dewasa yang anggun, matang, dan tentu saja jauh lebih cantik dibanding waktu SD nya. 

Atau teman SMP, anak tanggung yang serba canggung, pakai celana biru pendek yang memperlihatkan lututnya yang hitam dan kaki kusam, badannya kurus, muka jerawatan dan suara yang mulai pecah, sekarang muncul lagi dalam sosok yang berwibawa, santun dan tetep humoris seperti dulu. 

Satu lagi, teman SMA yang dulu rambutnya bau matahari, badannya bau keringat karena di usia pubernya belum mengenal deodorant, atau deodorant-nya tak kuasa melawan bau asli yang menyengat, tapi dia pintar dan lucu. Dan Lima belas tahun kemudian bertemu lagi, dia sudah menjadi eksekutif di suatu perusahaan bergengsi, matang, tajir, dan terawat. Lenyap sudah bau badan dan jerawat di wajahnya. Baju dan semua property yang melekat di badannya branded impor asli. Parfumnya tetap tercium awet baunya hingga 7 hari 7 malam, hanya dengan bersalaman saja.!

Nah, kondisi yang sekarang berlipat-lipat jauh lebih baik dibanding puluhan tahun lalu, apalagi yang dulunya sempat saling ada rasa, pertama kali tertarik dengan lawan jenis, dan tidak ada yang berani mengungkapkan. Sekarang dengan level percaya diri yang sedang berada di puncaknya, semua batasan yang ada di masa kecilnya seolah lenyap begitu saja. Orang yang ditemui sekarang adalah orang yang sama, tapi berbeda. Orang yang berbeda, tapi kita sudah mengenalnya lebih dulu, pada masa kecil dan masa remaja kita. Lha wong yang dulunya tidak tertarik saja, sekarang menjadi menarik, apalagi yang dulunya sempat ada cerita di belakang mereka berdua.

Gambaran CLBK di atas bisa anda temui pada film 96 yang dibintangi oleh Vijay Sethupathi dan Trisha. 

Vijay Sethupathi sebagai Ramachandran Krishnamoorthy alias Ram, seorang fotografer, sementara Trisha sebagai Janaki alias Janu. Lulusan SMA tahun 96. Seperti Janaki dalam mitos India, dia dipisahkan dari Ram, dibawa ke negri lain. Bisakah mereka bertemu sekali lagi dan bersatu? Lalu mengganti waktu yang telah hilang? 

Berbeda dengan Ramayana, --di mana ambisi balas dendam dan keserakahan menghalangi cinta, penjahat di 96 bertempat di sekolah biasa, jalan biasa, kota biasa, keluarga biasa, bahkan cukup sederhana. Tidak ada raja yang penuh nafsu di sini, tidak ada ratu yang cemburu disini, tidak ada perang, tidak ada darah yang tumpah ke tanah. Namun, film 96 ini berhasil mencapai kualitas mitos, di jaman kita sekarang.

96 adalah tentang melanjutkan hubungan atau tetap berada di tempat Anda sekarang. Sebagian besar dari kita hanya dapat memilih salah satu dari keduanya. Jika Anda hanya membaca ceritan ini tanpa menontonnya, Anda mungkin akan menyimpulkan bahwa Ram adalah pecundang dan Janaki lebih baik tanpa dia. Pria macam apa yang menunda hidupnya hanya karena romansa remaja? Wanita macam apa yang akan mempertaruhkan nyawanya saat ini demi masa lalu yang buram?

Tetapi ketika Anda melihat seluruh adegan, dialog, ekspresi wajah, dan iringan musiknya terurai di layar, melalui hal-hal kecilnya, Anda tahu bahwa kehidupan jarang menawarkan solusi yang nyaman seperti itu. Bahwa kadang-kadang, Anda dapat melanjutkan namun tetap berada di tempat Anda berada saat ini. Karena itulah satu-satunya cara Anda agar dapat terus menarik napas. Dan melanjutkan hidup.

Disutradarai oleh C Prem Kumar, juga didukung oleh Aadithya Bhaskar, Gouri G Kishan, Niyathi Kadambi, Bagavathi Perumal, Devadarshini, dan Aadukalam Murugadoss sebagai peran pendukung. 96 diproduseri oleh S Nanthagopal dari Madras Enterprises dan didistribusikan oleh Lalit Kumar di bawah bendera Seven Screen Studio. Film tersebut juga dibuat ulang dalam bahasa Telugu, dibintangi oleh Samantha dan Sharwanand, dan versi Kannada dibintangi oleh aktor Bhavana dan Ganesh.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url