Review Film India: TANDAV (Series)

Film ini menceritakan tentang perebutan kursi Perdana Menteri India yang ditemukan tewas pada saat sehari sebelum pengumuman hasil pemilu. 

Film seri garapan Ali Abbas Zafar, yang pernah kita tonton karyanya lewat film bollywood terlaris berjudul Tiger Zinda Hai ini, kali ini mencoba peruntungannya di platform digital melalui seri yang berjudul TANDAV. Diperankan oleh Saif Ali Khan, Dimple Kapadia, Mohd Zeeshan Ayyub, Sunil Grover, dan Dino Morea, Tandav mulai streaming di Prime Amazon India sejak tanggal 15 Januari 2021. 

Review Film: Tandav

Menonton seri pertama dari 9 seri film Tandav di Nitnutflix, membuat saya tertidur ditengah durasinya. Ali Abbas Zafar begitu semangat mengenalkan tokoh-tokohnya. Penonton amatir seperti saya kelelahan mengenali satu-persatu tokoh dan dialog-dialognya. Saya hampir menyerah untuk melanjutkan film ini.

Untungnya, pada sepertiga bagian akhir episode pertama, Tandav berhasil menemukan ritme ceritanya. Guliran kisahnya sudah mulai bisa dinikmati. Episode pertama diakhiri dengan sebuah twist yang mengejutkan dan bikin penasaran untuk melanjutkan seri berikutnya.

Yes, akhirnya saya berhasil menonton secara marathon 9 episode. Seru dan menegangkan. Debutan Ali Abbas Zafar di ranah series berhasil membuat mata saya melek selama 4 jam lebih. Ketegangan khas Ali Abbas Zaafar (Gunday, Sulta, Bharat, Tiger Zinda Hai) dapat kita temui di Tandav. Apalagi didukung musik garapan A.R Rahman yang mengisi latar belakang film ini, semakin membuat aura Tandav lebih hidup.

Saif Ali Khan sebagai Samar, tokoh utama dalam Tandav, tampil berwibawa, cerdik, tegas, sekaligus culas disaat bersamaan. Penampilannya mengingatkan saya pada film Baazar.  Pemain film Main Hoon Na ini masih tetap terlihat tampan. Tidak salah jika Kareena Kapoor klepek-klepek sama Saif.

Dimple Kapadia, sebagai Anuradha Kishore, lawan  politik Samar yang tak kalah culasnya. Penonton akan tergiring untuk membencinya. Emaknya Twinkle Khanna ini tua-tua keladi. Makin tua, makin keren aktingnya. Tak salah jika dia digaet oleh Christopher Nolan di film Tenet.


Sunil Grover juga keren. Sebagai tangan kanan Samar, dia akan melakukan apa saja perintah tuannya. Dingin tanpa belas kasihan, dan juga mematikan.

Mohd Zeeshan Ayyub sebagai mahasiswa aktivis yang idealis, penuh gejolak sekaligus lugu. Cocok banget jadi mahasiswa. Perannya sangat penting di film ini.

Selain itu ada Dino Morea, yang tampil brewok sebagai profesor yang sedang galau karena istrinya minta cerai. Sebagai pelarian, dia kencan dengan mahasiswi cantik di kampusnya.

4 jam lebih tidak terasa nonton film ini. Saking serunya dan menegangkan. Tak ada tokoh baik di film ini. Semuanya abu-abu, seperti halnya dunia politik. Penonton bebas memilih mau berpihak kepada siapa; Samar, Anuradha, Shiva, ataukah Gurpal.

Epilog

Menonton film bertemakan politik seperti Tandav ini selalu menarik bagi saya, karena saya jarang menemukannya di dalam film-film Indonesia. India dengan berani dan vulgar membuat film semacam ini. Sebut saja Rajneeti atau Satyagraha yang populer itu. Hasilnya, Tandav dicekal di beberapa negara bagian. 

Selain itu Tandav menghadapi kasus hukum yang diajukan oleh pihak-pihak yang merasa tersinggung.

Menonton film bollywood terbaru berseri bertemakan  politik tentu akan lebih seru apabila dibandingkan dengan film biasa. Intrik-intriknya disajikan lebih detil, permasalahan para tokohnya diulas lebih mendalam, hingga konflik yang dibangun akan terasa lebih mencekam. 

Setidaknya itu yang saya harapkan dari TANDAV. Apakah Tandav memenuhi ekspektasi saya?


Jawabannya; IYA

--------
Resensi Film TANDAV bisa dibaca di link berikut ini: RESENSI
Judul : Tandav (Kemarahan)
Rilis : 15 Januari 2021
Pemain : Saif Ali Khan, Dimple Kapadia, Sunil Grover, Muh Zeeshan Ayyub, Dino Morea, Dll
Penulis/Sutradara : Ali Abbas Zafar
Session : 1
Jumlah Seri : 9
Durasi : 35 Menit/Episode
OTT : Amazon - Prime India


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url