Review Film: A Thursday, Guru PAUD Sandera Muridnya

Review Film: A Thursday, Guru PAUD Sandera Muridnya

Yami Gautam -pemeran utama A Thursday, adalah film yang menampilkan aksi main hakim sendiri dengan menciptakan situasi penyanderaan, menjebak polisi, dan pemerintah di tingkat tertinggi, untuk tujuan yang akan terungkap pada akhirnya.

Film India berjudul A Thursday tayang di Disney+ Hotstar sejak 17 Februari 2022, dibintangi oleh Yami Gautam sebagai Naina, seorang guru sekolah PAUD di Mumbai yang menyandera anak-anak kecil, menuntut uang berjuta-juta, dan berbicara langsung dengan Perdana Menteri, diperankan oleh Dimple Kapadia. Polisi dalam kasus ini adalah Catherine Alvarez diperankan oleh Neha Dhupia, dan wakilnya Javed Khan oleh Atul Kulkarni. 

Bagaimana kisah A Thursday selengkapnya?

Yami Gautam

Sinopsis Film: A Thursday

Dalam dunia yang berjalan seperti biasanya, tiba-tiba seorang guru sekolah di Colaba Mumbai telah menyandera 16 anak prasekolah/PAUD, dan mengancam akan membunuh mereka satu per satu, jika tuntutannya tidak dipenuhi. 

Seketika, ada ketakutan dan kekhawatiran yang meluas, tidak hanya di antara orang tua dari anak-anak yang terancam nyawanya, tetapi juga di antara para petugas keamanan dan Perdana Menteri. 

Naina (Yami Gautam), memulai kelas paginya bersama 16 anak usia pra-sekolah. Seperti biasa dia mengajak bocah-bocah kecil itu melakukan aktivitas rutin di pagi hari. Sesaat setelah anak-anak kecil itu telah tenang, Naina mengambil hp-nya, dan menelpon polisi. Dia menyatakan telah menyandera 16 anak dan menuntut untuk bisa berbicara dengan inspektur Javed Khan (Atul Kulkarni).

Awalnya aksi Naina dianggap sebagai ulah iseng oleh Chaterine (Neha Dupia). Namun, ketika seorang sopir salah satu bocah yang disandera memasuki area sekolah, dia disekap oleh Naina. Pun ketika seorang pembantu rumah tangga memasuki ruangan, dia pun disekap.

Tuntutan pertama Naina adalah ingin berbicara dengan Inspektur Javed Khan. Ketika Naina telah terhubung, dia menuntut tebusan Rs 50 crores dalam 60 menit. Jika tidak, setiap 5 menit Naina akan membunuh satu-persatu anak yang disanderanya.

Polisi yang mengepung sekolah itu mulai bergerak. Mengetahui hal ini, Naina langsung melakukan aksinya. Dia menembak seorang anak. Aksinya ini disiarkan secara langsung di media sosialnya. Sontak seluruh orang yang menyaksikan siaran langsung itu merasa kaget, khawatir, dan cemas.

Seiring berjalannya waktu, tuntutan Naina semakin tinggi. Korban pun mulai berjatuhan. Tuntutan Naina serius. Dia ingin bertemu dan berbicara langsung dengan perdana menteri Maya Rajguru --Dimple Kapadia.

Siapa yang akan mati, dan siapa yang akan tetap hidup? Ketegangan demi ketegangan dimulai sejak menit-menit awal film. Apa yang dituntut oleh Naina sebenarnya? 

Saksikan A Thursday, rilis 17 Februari 2022 tayang di Disney+ Hotstar.

Review Film: A Thursday

Kalau membaca judulnya 'A Thursday' (Kamis), ingatan kita akan langsung tertuju pada film yang rilis pada tahun 2008, 'A Wednesday' (Rabu). Film yang dibintangi oleh Naseruddin Shah dan Anupam Kher itu telah mengukir jejaknya dengan gemilang untuk selalu menjadi pembanding film thriller penyanderaan.

Penonton sejak awal telah disuguhi ketegangan demi ketegangan. Rasa ingin tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi, mengapa tokoh utama nekat melakukan aksinya, bagaimana polisi menyelesaikan tugasnya, adalah hal-hal generik yang biasa ada dalam film thriller seperti ini.

Rasa penasaran ini terus terjaga hingga babak akhir. Meskipun, di tengah durasinya sudah bisa ditebak apa motif pelaku, namun 'apa' dan 'siapa' target sesungguhnya, harus disaksikan di babak akhir. Kejutan di penghujung film akan membuat penonton berteriak, 'oalah..!' Cukup menyenangkan bisa mengetahui kejutan itu. A Thursday mampu menyimpannya dengan baik untuk diungkap di babak akhir.

Yami Gautam menjadi tulang punggung film A Thursday. Apapun ekspresinya, akan berdampak terhadap kesuksesan drama thriller ini. Matanya yang melotot di sudut ruangan yang temaram, tampak menyeramkan. Saya sulit membedakan apakah ini film thriller atau horor?Ekpresinya mengingatkan saya pada Yami Gautam di film sebelumnya, Bhoot Police.

Neha Dupia berperan sebagai inspektur polisi yang sedang menjalani hari terakhir sebelum dia cuti melahirkan. Naas, hari terakhir itu menjadi hari terpanjang dalam karirnya. Dia harus menghadapi guru 'gila' yang tega menyandera murid-miridnya sendiri. Konon, Neha sedang hamil beneran saat syuting film ini. 

Atul Kulkarni berperan sebagai wakil inspektur Javed Khan. Posisi 'Wakil' disini kurang jelas. Karena pada akhirnya, Javed Khan yang memimpin operasi penyelamatan siswa PAUD yang disandera. Untuk aktingnya, tak perlu diragukan. Bersama seniornya, Dimple Kapadia, Atul Kulkarni berhasil menghidupkan suasana tegang itu.

Penutup

Bukan berarti tidak ada kekurangan, A Thursday juga memiliki beberapa celah untuk dipertanyakan. Tapi, saya tidak ingin mengulasnya. Lebih baik duduk manis, dan saksikan A Thursday hingga detik terakhirnya.


 

Demikian artikel tentang Review Film: A Thursday, Guru PAUD Sandera Muridnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk menambah wawasan pembaca semua. Jika ada hal yang ingin didiskusikan, silahkan tulis di dalam kolom komentar di bawah ini.

Apabila Anda menyukai artikel ini, silahkan klik tombol share yang ada di atas artikel ini. Anda juga bisa membaca artikel , sinopsis film India, atau gosip selebriti terbaru, semua hal tentang film India ada di halaman www.filmindia.my.id ini. Anda juga bisa menyaksikan film India Terbaru Subtitle Bahasa Indonesia disini.

Terima kasih telah berkunjung di halaman ini.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url