Jai Bhim Dituntut Ganti Rugi 5 Crore

Film India berbahasa Tamil berjudul Jai Bhim  yang sukses mendapat rating tertinggi di IMDb baru-baru ini, kini sedang mengalami tuntutan hukum.

Penggambaran komunitas Vanniyar yang “salah” dalam film tersebut membuat pemimpin komunitas 'Vanniyar' marah.

Ketua kelompok  Vanniyar Sangam; Pu Tha Arulmozhi telah mengirimkan somasi kepada produser, sutradara, dan Amazon, yang mengoperasikan platform OTT Prime Video, tempat film Jai Bhim tersebut diputar.

Penyebab Somasi Jai Bhim 5 Crore

Somasi yang mengklaim kerugian sebesar Rs 5 crore dan permintaan maaf publik itu ditujukan kepada; 2D Entertainment, Suriya Sivakumar dan istrinya Jyothika, AK International, sutradara dan penulis skenario TJ Gnanavel, dan Amazon Prime Video.

Dalam somasi tersebut dijelaskan tentang dasar dari tuntutannya. Menurut ketua kelompok Vanniyar, film tersebut telah dibuat berdasarkan pada kejadian nyata serta alur ceritanya yang mengacu pada keputusan Pengadilan Tinggi Madras.

'Jai Bhim' menggunakan nama-nama orang yang benar-benar terlibat secara langsung dalam kejadian itu. Nama-nama tokoh yang dimaksud adalah Rajakannu, Pengacara Chandru dan petugas polisi Perumalsamy. Namun, nama sub-inspektur polisi yang terlibat dalam kejadian nyata tidak dipertahankan alias diubah. Nama tokoh sesungguhnya adalah Anthonysamy ( Kristen), akan tetapi nama itu "sengaja" diubah menjadi Gurumurthi (Hindu).

Selain nama, juga terdapat simbol 'Agni Kundam', yaitu api yang menyala dari bejana suci. Simbol ini adalah salah satu simbol suci dari kelompok Vanniyar Sangam. Tidak secara langsung, tetapi simbol tersebut tampil dalam gambar kalender yang menjadi latar belakang adegan sub-inspektur polisi yang sedang melakukan kekejaman.

Somasi itu mengatakan bahwa pembuat ' Jai Bhim ' telah dengan "sengaja" mengganti nama tokoh dan menggunakan simbol keagamaan Vaniar Sangam untuk mencemarkan nama baik anggota Vanniyar Sangam dan merusak citra dan reputasi seluruh komunitas Vanniyar.

Hal ini juga berarti bahwa pembuat film ingin memproyeksikannya bahwa komunitas Vanniyar Sangam cenderung suka melakukan kesalahan dan melanggar hukum. 

“Klien saya menyatakan bahwa dengan berbagai representasi simbolis dalam film tersebut, secara sengaja atau tidak, pembuat film telah menggambarkan karakter sub-Inspektur polisi jahat (anggota Vamniyaar), seolah semua orang dalam komunitas Vanniyar, adalah orang jahat. Padahal aslinya sub-Inspektur tersebut bukan anggota komunitas Vanniyar, ” kata pengacara kelompok Vanniyar. 

"Ini tidak bisa dianggap sebagai kesalahan biasa, atau bahkan kesalahan yang tidak disengaja karena bagian realistis alami dalam film," bunyi somasi itu. 

Ia menambahkan bahwa adegan itu dimasukkan sengaja untuk memfitnah citra orang-orang komunitas Vanniyar di masyarakat, juga untuk maksud mencemarkan nama baik seluruh komunitas.”

Selain menuntut ganti rugi Rs 5 crore, Vanniyar Sangam juga meminta penghapusan "adegan yang (dianggap) memfitnah" komunitas Vanniyar, serta adegan yang menampilkan simbol 'Agni Kundam', dari film Jai Bhim.  Tak cukup penghapusan, Vanniyar Sangam juga menuntut permintaan maaf secara terbuka kepada publik dari produser dan penulis film karena telah menodai reputasi Vanniyars.

Sebelumnya, pemimpin PMK dan anggota parlemen Rajya Sabha Anbumani Ramadoss telah menulis surat kepada Suriya dengan mengutip bagian-bagian yang tidak pantas dalam film tersebut, dan menuduh mereka telah sengaja menargetkan Vanniyar agar bercitra buruk di dalam maayarakat.

Tanggapan Suriya Sivakumar

Menanggapi tuduhan tersebut, Suriya menjelaskan di awal film Jai Bhim yang diproduksi telah menyatakan bahwa; 'film ini adalah cerita fiktif yang terinspirasi dari kejadian nyata, Jika ada karakter, nama, dan peristiwa yang sama, maka itu sepenuhnya adalah kebetulan yang tidak disengaja.'

Secara resmi, baik Suriya sebagai produser, atau dari sutradara dan penulis cerita Jai Bhim belum menanggapi atau melani somasi tersebut. 

Sementara itu dukungan fans Suriya di lini masa terus bergulir dengan mempopulerkan hashtag #WeStandWithSuriya . Berbagai 'Meme' dan gambar diposting oleh ribuan orang pendukung Suriya dan Jai Bhim.

Mereka menganggap apa yang dilakukan oleh Suriya dan timnya sudah benar. Sudah saatnya kekejaman yang berdasarkan kasta di India harus diakhiri.



Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url