Review Film: Thittam Irandu, Thriller Romantis Dengan Pesan Sosial Kuat

FilmIndia.my.id --Harus diakui, untuk tema-tema menarik dengan gaya penceritaan yang unik, Bollywood saat ini tertinggal dari industri film negara bagian India lainnya. Berkali-kali bollywood 'terpaksa' mendaur-ulang film India selatan sukses ke versi bollywood. Dan kejadian ini pun sukses membuat para netizen yang budiman mengolok-olok bollywood yang kehabisan ide.

Sekali lagi, saya harus angkat topi kepada sineas film India selatan yang telah membuat film berjudul Thittam Irandu. Tak hanya para pemainnya yang berakting bagus, cerita yang menarik, kejutan yang menyenangkan, juga pesan moral yang keren banget untuk direnungkan.

Seperti apa filmnya? Dan apa yang membuatnya terasa begitu istimewa?

Sinopsis Film: Thittam Irandu aka Plan B

Athira ( Aishwarya Rajesh ), seorang polisi di Chennai, bertemu Arjun (Subash Selvam), seorang calon aktor, selama dalam perjalanan bus. Mereka berdua memulai hubungan dan memutuskan untuk segera menika.

Suatu hari, Athira dipanggil untuk menyelidiki kasus hilangnya wanita bernama Deepa Surya (Ananya Ramprasad). Surya menikah dengan Kishore ( Gokul Anand ), seorang dokter. 

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa Surya dan mobilnya hilang dari rumahnya. Tak lama kemudian, Athira menemukan mobil yang terbakar dan kerangka wanita yang terbakar di dalamnya. Laporan otopsi menunjukkan bahwa kerangka itu milik Surya, dan kasus itu diyakini sebagai kecelakaan.

Namun, Athira memiliki kecurigaan kuat bahwa itu adalah pembunuhan. Dia menemukan sidik jari di mobil yang terbakar, milik seseorang bernama Barani (Pavel Navageethan), yang juga tersangka dalam kasus pembunuhan lain yang sangat mirip.

Benarkah Deepa Surya kecelakaan?
Atau dibunuh?
Siapa pembunuhnya?

Review Film: Thittam Irandu aka Plan B

Thittam Irandu (Plan B) adalah film dengan pesan sosial yang disamarkan sebagai film thriller kriminal. Jika biasanya film dengan muatan pesan sosial kuat disampaikan dengan cara yang dramatis, maka Thittam Irandu memilih jalur thriller. Tak biasa memang, terobosan ini menjadi cara baru yang ditempuh Vignesh Karthick (VK) untuk menyampaikan pesan sosial, dan mungkin akan diikuti oleh sineas lainnya.

Thittam Irandu dimulai dengan sebuah drama roman, kemudian berubah menjadi misteri pembunuhan mencekam, lalu menjadi cerita detektif yang meledak-ledak dengan liku-liku investigasinya, hingga kemudian cerita berubah menjadi  sesuatu yang sama sekali berbeda. Peralihan antar segmen itu berjalan mulus. Penonton dibikin penasaran karena alurnya yang tiba-tiba berbelok tanpa diduga.

Saya tidak ingin berbicara banyak tentang film ini agar tidak dituduh spoiler. Penggemar film pasti tahu bagaimana cara polisi India dalam melakukan investigasi kejahatan. Penonton juga pasti tahu bagaimana film India meramu romansa para pemainnya. Penggemar film dengan pesan sosial juga pasti tahu bagaimana cara film India mengangkat isu-isu sosial di negaranya hingga bisa menjadi sebuah tontonan yang mengasyikkan. 

Dari pemilihan tema, tak ada yang baru di Thittam Irandu. Yang membuatnya spesial adalah penggabungan 3 genre sekaligus dalam satu film. Romansa - Thriller - Drama, dengan komposisi dominan pada thrillernya.

Inspektur polisi, diperankan oleh Aiswarya Rajesh. Tokoh utama yang menanggung beban utama terhadap sukses-tidaknya film ini. Untungnya, Aishwarya Rajesh berhasil menanggung beban itu. Pemeran pendukung seperti Gokul, Jeeva dan semua aktornya bekerja dengan bagus sesuai dengan tuntuan cerita yang dibuat. 

Saya tidak tahu banyak pemain-pemain itu. Cerita yang kuat dan peran yang tepat membuat Thittam Irandu nyaman ditonton hingga durasinya berakhir. Rasa penasaran itu terus dipupuk dengan sangat menarik hingga 30 menit menjelang akhir.

Ada dua alur plot paralel yang bertemu pada akhir cerita film, memberi penonton 'kejutan yang diharapkan' dan sekaligus 'tidak diharapkan' pada saat yang sama.

Kejutan di akhir film ini benar-benar di luar ekspektasi. Meski beberapa penonton bisa menebaknya, endingnya itu cukup mengejutkan. Inilah yang saya sebut sebagai kejutan yang diharapkan.

Tapi, sebagai penggemar film thriller, pasti akan merasa kecewa dengan ending film ini. Klimaksnya memang benar-benar mengecewakan jika dilihat sebagai 'film kriminal'. Terasa seperti kena 'prank'.😂😂😂. Saya tak ingin spoiler.. saksikan saja sendiri, bagaimana ending film ini akan membuat penonton melongo.

Benar-benar ending yang tak diharapkan.

Penutup

Jika selama ini kita (saya dan anda) meyakini tentang penjajahan atau pun penindasan, maka yang ada di benak kita adalah penindasan yang terjadi dilakukan oleh penguasa terhadap rakyatnya, penindasan si kaya terdahadap si miskin, atau penindasan kasta yang lebih tinggi terhadap kasta yang lebih rendah. Penindasan atas nama kasta seperti yang banyak disampaikan  oleh film-film India selatan beberapa tahun terakhir ini. 

Thittam Irandu aka. Plan B menguak tentang penindasan bentuk lain, yang tanpa kita sadari tengah terjadi di dalam masyarakat kita saat ini. Thittam Irandu sukses menjadi sebuah film dengan pesan sosial kuat yang disampaikan dengan cara paling mendebarkan sekaligus mengasyikkan. Tonton sekarang juga.

Thittam Irandu aka Plan B tayang di Sony Liv sejak 31 Juli 2021.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url