Review Film: Manjhi The Mountain Man

Oleh: Rijal Mumazziq

FilmIndia.my.id --Namanya Dashrath Manjhi, dari Bihar, India. Dia dijuluki manusia gunung. Dengan palu dan kapak, selama 22 tahun, dia bekerja membelah gunung. Masyarakat mencemoohnya, meremehkan mimpinya. Dia diam, tak meladeni. Berkali-kali Manjhi nyaris mati gara-gara mewujudkan usahanya. Tertindih bebatuan, terpeleset, hingga digigit kobra. Tujuannya, agar masyarakat desanya tidak terlampau jauh memutari gunung untuk sekadar ke kota. 


Berkat usahanya, Manjhi menyingkatkan jarak tempuh antara desa Atri dan Wazirganj, distrik Gaya, dari 55 km menjadi 15 km saja. Mengapa Manjhi nekat melakukan hal yang irasional itu? Sebab sebelumnya, Falguni Devi, istrinya, mati gara-gara telat penanganan medis akibat jarak tempuh yang jauh dan dihalang-halangi sebuah gunung batu. Devi, istri Manjhi, diperankan dengan baik oleh Radhika Apte, yang di kemudian hari menerankan sosok Gayatri dalam “Padman” (2018).

Anda bisa menyaksikan kiprah Dashrath Manjhi ini melalui "Manjhi: The Mountain Man" (2015) yang diperankan secara menakjubkan oleh Nawazuddin Siddiqui. Nama terakhir ini punya wajah tidak ngganteng, tapi jelas, dalam berbagai film yang dia bintangi, Nawaz menjadi aktor yang baik. 

Sebagai reporter dalam “Bajrangi Bhaijaan”, sebagai penjahat dalam “Talaash”, sebagai polisi jujur dalam “Raees”, detektif dalam "Mom" dan  “Kahaani”, jurnalis dalam "Peepli" dan seterusnya. Aktingnya bagus.  Demikian pula dalam film “Manjhi”.

Film berdasarkan kisah nyata ini memang beralur lambat. Tapi dramatisasinya juga baik. Suasana kekeringan yang melanda desa, penduduk yang tidak memiliki inisiatif dan pasif, hingga penampilan Manjhi yang lebih terlihat seperti orang gila dan gagasan sintingnya membelah gunung, telah menempatkan pria ini sebagai salah satu sosok inspiratif yang meraih Padma Shri, penghargaan tertinggi pemerintah India tokoh yang berjasa bagi bangsanya.

Manjhi, yang digerakkan oleh duka dan cinta memang membelah bebatuan dengan cara tradisional. Karena itu, wajar, dia butuh waktu panjang. 22 tahun memang waktu yang tidak pendek, tapi kerja kerasnya menaklukkan ego dan membuktikan cintanya untuk istrinya, membuatnya dihormati oleh masyarakat hingga akhir hayatnya. Dia dimakamkan dengan penghormatan negara oleh Pemerintah Negara Bagian Bihar.

Tonton saja! 

Demikian pesan saya sebagai TGB alias Tuan Guru Bollywood.

Salam Namaste.


Artikel ini ditulis oleh Rijal Mumazziq dan telah terbit di Facebook pada tanggal 6 Agustus 2021
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url