Review Film: Kuruthi (2021) Tayang Di Amazon Prime

FilmIndia.my.id --Dengan menggunakan tagline, 'Sebuah sumpah untuk membunuh… sebuah sumpah untuk melindungi'. Trailernya tak sampai 2 menit. Akan tetapi Kuruthi sangat menggugah rasa penasaran penonton.


Kuruthi, yang berarti "Pengorbanan Suci" dibintangi oleh Prithviraj Sukumaran, Roshan Mathew, Murali Gopi, dan Srinda. Kuruthi dijadwalkan akan dirilis di bioskop pada 13 Mei 2021 tetapi ditunda karena pandemi COVID-19 . Film ini akhirnya dirilis melalui Amazon Prime Video pada 11 Agustus 2021.

Sinopsis Film: Kuruthi

Film langsung dibuka dengan seekor kambing yang akan disembelih sebagai bagian dari ritual suci, Kurban. Putri dari Ibrahim (Roshan Mathew) tak ingin kambing itu disembelih. Namun Ibrahim menjelaskan pada putrinya bahwa Tuhan akan menghukum hambanya jika tak menepati janji yang telah dibuatnya. Adegan ini adalah usaha untuk menjelaskan kepada penonton tentang apa yang akan dibahas film ini.

Adegan beralih pada satu tahun setelah kejadian tanah longsor yang menyebabkan meninggalnya istri dan putri dari Ibrahim. Ibrahim menjalani kehidupannya bersama ayahnya, Musa, dan adik laki-laki bernama Rasul. Kesehariannya, keluarga Ibrahim dekat dengan keluarga Prenan dan Suma. Keluarga Hindu yang sama-sama kehilangan orang tercinta akibat longsor tahun lalu.


Suma sangat perhatian pada keluarga Ibrahim. Setiap hari Suma mengirim masakan untuk Ibrahim dan keluarganya. Ada cinta antara Ibrahim dan Suma, tapi Ibrahim masih ragu karena perbedaan agamanya.

Suatu malam, saat Ibrahim, Musa, dan Rasul menunggu kiriman makan malam dari Suma, mendadak seorang polisi bersama tahanan yang diborgol masuk ke rumah Ibrahim tanpa permisi. Inspektur Sathyan (Murali Gopi) dan tawanannya mengaku diserang oleh segerombolan orang tak dikenal. Sathyan memaksa akan menginap di rumah Ibrahim.

Belum reda ketegangan akibat polisi itu, datang lagi dua orang asing. Mereka mengaku dari komunitas muslim yang tak sengaja kesasar di tempat itu.

Namun, yang terjadi selanjutnya adalah ketegangan demi ketegangan yang membuat kehidupan Ibrahim berubah.

Review Film: Kuruthi

Fokus Kuruthi adalah pada dialog-dialog antar pemainnya. Dialog kebencian di antara orang-orang pada komunitas tertentu dan bagaimana hal itu selalu menjadi tongkat estafet yang diturunkan dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Kuruthi, ditulis oleh Anish Pallyal dan disutradarai oleh Manu Warrier, tidak memihak kelompok-kelompok itu. Kuruthi hampir seperti aksi penyeimbang diantara dua kelompok ini. 

Kita bisa melihat dua komunitas yang saling bertikai atas nama berbagai ketidakadilan dari sudut pandang masing-masing. Sementara Kuruthi menyajikan premis dengan sangat halus dan memikat, khas film Malayalam.

Seperti kebanyakan film berbahasa Malayalam, Kuruthi terasa lambat di awal. 30 menit pertama habis untuk menjelaskan latar belakang karakter. Untungnya, dialog-dialog di babak pertama ini keren. 

'Jika kau ragu, bersyukurlah. Karena keraguan itu sebagian daripada Iman', kata seorang imam musholla pada Ibrahim yang sedang curhat selepas sholat subuh.

Atau dialog antara Suma dan Ibrahim, ketika Suma mengatakan cintanya.

'Entah untuk siapa keraguanmu itu, untuk dirimu atau Tuhanmu?' tanya Suma pada Ibrahim.


Setelah 30 menit, konflik sudah mulai diperkenalkan. Dan pada saat itu juga kita menyadari, Prithviraj Sukumaran baru muncul di menit ke 40. 😂😂😂. Penggemarnya sudah tidak sabar menunggunya.

Untungnya, masuknya Laiq, karakter yang diperankan oleh Prithviraj Sukumaran, menjadikan Kuruthi semacam eksplorasi karakter dan menjadi sebuah thriller permainan pikiran. Dia cukup antagonis disini. Dan itu sangat menarik, menyaksikan seorang superstar memerankan karakter yang rusak, fanatik, dan penuh dendam.Tonton saja bagaimana Laiq mengintimidasi semua karakter di film ini. Keren.

Roshan Matthew adalah pusat cerita, dan dalam beberapa hal, Ibrahim menjadi sudut pandang film untuk melihat keseluruhan skenario. Dia bingung tentang kepercayaannya pada Tuhan, dan dia menjadi sangat bingung ketika dia mulai menyadari warna sebenarnya dari orang-orang yang dia sayangi. Dari bahasa tubuh hingga dialek, Roshan berhasil menyampaikan dilema karakter tersebut dengan sangat meyakinkan.

Mamukkoya sebagai Musa adalah yang terbaik, dialah yang berhasil mencuri perhatian penonton. Murali Gopy pun meyakinkan sebagai inspektur Sathyan. Srinda sebagai Suma juga berhasil menarik dua warna dalam karakternya. 

Penutup

Kuruthi adalah film drama thriller yang mengandalkan akting para pemainnya dan dialog-dialog keren pada narasinya. Jika anda suka hal yang seperti ini, tontonlah Kuruthi, tayang di Amazon Prime sejak tanggal 11 Agustus 2021.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url