Review Film: Collar Bomb (2021) Tayang Di Disney+ Hotstar

FilmIndia.my.id --Collar Bomb, dibintangi oleh aktor bollywood yang pernah ngetop karena fimnya berjudul Mohabbatein dan Dil Hai Tumhara tayang di Indonesia 20 tahun yang lalu. Siapa lagi kalau bukan Jimmy Sheirgill. Aktor tampan ini berperan sebagai polisi yang sedang berjuang menyelematkan anak-anak yang disandera teroris di sebuah sekolah asrama. Juga dibintangi oleh Asha Negi, Sparsh Shrivastava dan Rajshri Deshpande, film thriller kriminal ini disutradarai oleh Dnyanesh Zoting. Collar Bomb tayang di di Disney+ Hotstar sejak tanggal 09 Juli 2021.

Bagaimana ulasannya? Mari kita simak.

SINOPSIS FILM COLLAR BOMB

Berapa harga yang harus dibayar dari sebuah keputusan yang salah?"

Collar Bomb dibuka dengan sebuah pertanyaan dari Akshay (Naman Jain) kepada ayahnya, seorang polisi bernama Hesi (Jimmy Shergill). Mengapa dia harus meninggalkan kota Sanawar yang indah dan harus belajar di sekolah asrama St. George?

Akshay diantar ayahnya untuk memulai masuk ke sekolah asrama terkenal St.George di kota Sanawar, Himachal Pradesh. Pada saat tiba di sekolah, di sana sedang ada upacara mengenang kematian seorang siswi yang tewas beberapa tahun silam. Kemudian Akshay menyadari bahwa kasus kematian siswi itu bisa terbongkar berkat kerja keras ayahnya dalam memecahkan kasus rumit pembunuhan itu.

Pelaku bom bunuh diri mengancam Hesi

Belum lama upacara itu berlangsung, mendadak seseorang masuk dengan sebuah rompi bom yang siap meledak. Dia mengancam bahwa bom akan meledak jika tuntutannya tidak dipenuhi. Dia meminta seluruh orang tua keluar, dan menyisakan anak-anak yang ada di dalam ruangan tersebut. Rupanya si pelaku yang bernama Ali sedang berada dalam tekanan seseorang untuk melakukan penyanderaan tersebut. Targetnya adalah Inspektur Hesi. 

Lalu si penjahat Ali meminta Inspektur Hesi melakukan 4 tugas agar bisa mendapatkan 4 password untuk menjinakkan bom tersebut. Berpacu dengan waktu, Hesi harus melaksanakan tugas tersebut demi anaknya dan seluruh siswa yang tersandera. 

Apa saja tugasnya? Siapa dalang penyanderaan itu?

Selama 1 jam 26 menit, penonton akan melihat bagaimana usaha keras dari Inspektur Hesi untuk menyelematkan anak-anak yang disandera di sekolah St. George tersebut.

REVIEW FILM COLLAR BOMB

Rasa penasaran penonton adalah modal utama dari sebuah film thriller. Jika sutradara film mampu menjaga rasa penasaran ini hingga akhir cerita, lalu mengungkapkannya dengan cara yang tepat, maka disitulah kepuasan penonton dapat tercipta. Selama tiga perempat perjalanannya, Collar Bomb adalah film thriller yang cukup tegang dan ketat. Guliran ceritanya akan membawa penonton untuk memahami narasinya dan akan terus menebak-nebak apa yang akan terjadi selanjutnya. 

Jimmy Sheirgill sebagai Inspektur Manoj Hesi

Kinerja meyakinkan dari Jimmy Sheirgill sekali lagi tampil mengesankan sebagai polisi super. Bayangan masa lalunya yang kelam bisa terlihat dengan baik melalui ekspresi-ekspresi wajahnya. Sebagai karakter utama, Sheirgill telah melakukan tugasnya dengan baik.

Hal yang sama juga berlaku pada aktor TV Asha Negi. Dia berperan sebagai polisi muda yang tidak pernah mundur, apa pun tekanannya. Debutnya di perfilman Bollywood melalui peran kecilnya di film Ludo. Asha Negi berperan sebagai istri Abhishek Bachchan di film Ludo tahun lalu. Sebagai polisi wanita di Collar Bomb, dia memberikan begitu banyak substansi, amarah, dan keyakinan kepada ASI Sumitra Joshi. Karakter dan penampilannya menjadi salah satu yang paling berkesan di Collar Bomb.

Asha Negi sebagai Sumitra

Sparsh Shrivastav sebagai Ali, tokoh pelaku penyanderaan, sudah tampil cukup mengesankan. Dia mungkin karakter utama di film tersebut. Akan tetapi penampilannya kurang maksimal karena latar belakang dan motivasi tindakannya tak pernah dijelaskan di dalam Collar Bomb. Penonton akan sulit terhubung dengannya.

Pada awalnya, plot yang sedang berlangsung menimbulkan rasa ingin tahu tentang ke mana arah kejadian ini. Namun secara bertahap, plot menjadi berantakan dan terlalu rumit. Tindakan individu misterius yang mengendalikan drama penyanderaan menjadi acak dan melebar kemana-mana. Kita akan dibuat penasaran, siapa gerangan sosok misterius ini hingga bisa tahu tentang masa lalu Hesi? 

Namun. pada saat babak pengungkapan si pelaku utama, kesan terburu-buru dan ajaib langsung berputar-putar di kepala. Kok bisa? Dia kan ada ... ah sudahlah, jadinya spoiler.

Inspektur Hesi mendapat tekanan

Sutradara Dnyanesh Zoting mungkin kehabisan akal untuk membuatnya lebih menarik. Naskah yang ditulis oleh Nikhil Nair terlalu padat dan ingin mengungkapkan banyak hal dalam durasinya yang hanya 86 menit. Ada beberapa plot cerita yang tidak perlu untuk diungkapkan, sehingga bisa dimanfaatkan pada detail cerita utama.

PENUTUP

Selama 86 menit yang menegangkan ini, penonton bisa menyaksikan kualitas akting Jimmy Sheirgill. Mungkin endingnya akan bisa ditebak oleh penyuka film thriller. Pesan utama dari Collar Bomb adalah jangan menilai seseorang hanya dari penampilannya saja. Menjadi bagian dari kelompok minoritas, ataupun strata sosial rendah, bukanlah sebuah kesalahan atau layak dianggap salah oleh mayoritas. 

Bagi penikmat hiburan yang tak memperdulikan sedikit plothole dan logika, Film India Collar Bomb yang tayang di jaringan Disney+ Hotstar ini layak untuk mengisi waktu luang. 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url