ILLEGAL - JUSTICE, OUT OF ORDER (2020)

Niharika Singh (Neha Sharma) adalah pengacara muda yang idealist. Saking idealisnya, dia rela mempertaruhkan karirnya. Karena idealismenya ini, dia dipecat dari firma hukum tempat dia berkarir di Bangalore. 
Mencoba peruntungan nasibnya, Niharika pindah ke New Delhi. Pengacara senior Janardhan Jeitley (Piyush Mishra) langsung menerima Niharika di firma hukum JJ. Kecerdasan Niharika di wawancara awal telah memikat Janardhan.

Kasus pertama yang dilimpahkan kepada Niharika adalah kasus seorang wanita bernama Maheer Salam yang telah divonis hukuman mati 15 tahun yang lalu. Maheer dituduh membunuh 4 anggota keluarganya. Namun, sejak divonis, hukuman mati itu tak pernah dilakukan oleh negara, karena negara belum pernah mengekskusi mati narapidana wanita.
Belum sempat menyelidiki kasus Maheer, mendadak Niharika juga harus membela kasus pelecehan seksual di tempat kerja oleh Neeraj Shekawat, putra konglomerat Surya Shekawat. Pengacara idealis yang selalu membela hak-hak wanita itu, kini harus membela seorang pria yang dituduh melakukan pelecehan seksual.

Niharika bisa saja menolaknya, dan dia telah lakukan penolakan itu. Namun beberapa fakta mengejutkan Niharika untuk tidak berpaling dan merasa harus membela kasus itu. 

Fakta apakah itu? Dan bagaimana dengan kasus wanita malang bernama Maheer Salaam? Saksikan dalam ILLEGAL - JUSTICE, OUT OF ORDER.

~o0o~

Drama ruang sidang selalu memberikan ketegangan yang bisa membuat penontonnya berpikir keras, dan juga menyerap ilmu baru dari serentetan pasal hukum dan argumen-argumen cerdas antara jaksa penuntut dan pembela. Adu cerdas kedua-belah pihak akan memberikan wawasan baru bagi penonton. 
Kasus pelecehan seksual bukan hal baru di cinema bollywood. Section 375 dan Pink adalah dua film yang mengangkat tema ini. Tetapi Illegal menyajikannya dengan pendekatan yang berbeda. Illegal memberikan sisi emosional lebih mendalam dibanding Section 375 ataupun Pink.

Debat ruang sidang menjadi hanya sekedar adegan drama yang seharusnya ada dalam sebuah film bergenre ini. Illegal lebih banyak menyoroti sisi emosional para tokohnya dalam menangani sebuah kasus. 

Tak hanya investigasi yang melelahkan dan rumit, Illegal juga menghadirkan sub-plot tentang politik, persaingan usaha, carut-marutnya sistem peradilan, cinta segitiga, penghianatan, bahkan juga tentang perjalanan panjang menuju kedewasaan. Sangat menarik untuk dilewatkan.
Neha Sharma berperan bagus. Jidatnya yang nonong itu semakin mempertegas karakternya sebagai seseorang yang keras kepala dan juga pemikir keras. Wajah cantiknya juga bisa menyuguhkan karakter seorang wanita yang lemah, bimbang, dan juga galau.

Piyush Mishra sebagai pimpinan biro hukum JJ, tampil elegan, tegas, dingin, dan juga culas. Setiap gerak matanya, akan membuat penonton seakan ikut berpikir langkah apa yang akan dia lakukan selanjutnya.

Yang monoton adalah penampilan Akshsay Oberoi sebagai Akshay Jaitley, putra Janardhan Jaitley. Ekspresi bimbang, marah, berpikir, ataupun sedih, hampir sama. 

Para pemeran pendukung lainnya sudah cukup meyakinkan, terutama tokoh Vartika si korban pelecehan dan Maheer Salaam si wanita terpidana hukuman mati.

Orang di balik Illegal ini adalah Vikram Bhatt dan Sahir Raza. Namun Sahir Raza lebih banyak menangani setiap episodenya. Ada beberapa kekurangan khususnya tentang setting lokasi. Meski Illegal berlokasi di Delhi, selain India Gate, tak ada lokasi yang mengindikasikan shooting film ini di Delhi. 90% adegan menggunakan latar ruangan; kantor, kafe, ruang sidang, penjara, dan rumah. Bahkan beberapa surat kabar masih terlihat terbitan Mumbai, bukan Delhi. 🤭.

~o0o~

Sebagai sebuah serial, Illegal telah mengawalinya dengan sangat baik. Tak ada tokoh yang benar-benar baik di film ini. Bahkan Niharika pun beberapa kali harus meruntuhkan idealismenya demi sebuah kompromi, termasuk kompromi hukum. 

Seperti kalimat pembuka yang dinarasikan oleh Niharika Singh di awal serial ini, "Justru orang-orang yang ahli di bidang hukum adalah pakar pelanggar hukum". Dan Niharika melakukannya di sesi perdana ini. Tak sabar menanti sesi kedua, semoga jauh lebih baik.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url