REVIEW FILM SECRET SUPERSTAR (2017)

Aamir Khan kembali hadir menghias layar lebar perfilman dunia. Meski kali ini hanya sebagai Produser dan peran pendukung, namun ekspektasinya sama besar seperti Taree Zameen Paar,  Rang De Basanti, 3 Idiot, PK, bahkan Dangal.

Jika TZP sukses sebagai rujukan seminar-seminar parenting di Indonesia berkat muatannya tentang cara mendidik anak berkebutuhan khusus yang mengidap dialeksia, atau tema-tema besar lain yang ingin diangkat dalam setiap filmnya, tentu tak salah jika penonton berharap banyak terhadap Secret Superstar.

"Dream dekhna toh basic hota hai" atau kalau diartikan secara bebas adalah "Karena bermimpi adalah hak asasi setiap manusia" Aamir Khan nampaknya akan mengangkat tema tentang mimpi / cita-cita dalam Secret Superstar.

--------

Sinopsis Film Secret Superstar

Dengan memfokuskan penceritaan pada sosok Insia, ABG 15 tahun yang duduk di kelas 9, dari sini cerita SS mulai digulirkan. Dia bukan siswa yang pintar di kelasnya. Juga bukan dari kalangan keluarga mampu secara ekonomi. Hanya satu bakatnya, mampu bermain gitar dan dia juga dianugerahi suara merdu.

Tinggal di rumah susun bersama keluarga kecil yang terdiri dari ibu, Guddu si adik kecilnya, serta seorang nenek yang merupakan bibi dari ayahnya. Ayah Insia sendiri adalah seorang sarjana teknik yang bekerja di negeri Arab. Pulang ke rumah setiap 6 bulan sekali.

Berkat saran ibunya, Insia berusaha mengenalkan bakatnya melalui Youtube. Hal ini dilakukan karena dia gagal mengikuti kompetisi pencarian bakat di kotanya yang berhadiah laptop dan paket internet setahun.

Namun, Ayah yang kolot adalah rintangan utama bagi Insia. Ide memakai burqa dalam video youtube yang diunggahnya adalah cara Insia agar tak dikenali oleh sang Ayah.

Apakah Insia san berhasil menjadi seorang penyanyi?

Silahkan tonton sendiri 😄..

Temanya seolah seperti film Laskar Pelangi atau Negeri 7 Menara, dan memang sengaja dibuat semacam itu. Penonton pun menebak Secret Superstar adalah bentuk lain dari film tentang mimpi dan cita-cita yang chessy dan didramatisasi, saya pastikan anda tertipu 😝

-----------

Review Film Secret Superstar

Perspektif Secret Superstar sederhana, kondisi sosial ekonomi tokoh utama yang begitu dekat dengan kebanyakan rakyat negara-negara berkembang (termasuk Indonesia), narasinya mampu mengikat penonton sejak menit-menit awal. Durasi 155 menit terasa bukan waktu yang melelahkan dalam menikmatinya. Ceritanya bergulir alami berkat pemain-pemain yang memerankan tokohnya secara alami.

Dengan mengambil POV Insia, Secret Superstar memiliki pondasi kuat sekaligus hal paling substansial perihal isu yang ingin diangkat, bahwa semua orang termasuk wanita berhak menjalani hidup sesuai keinginan, menggapai mimpi tanpa diganggu represi.

Jelas seluruh penontonnya tahu permasalahan tersebut, dan Secret Superstar memang tak bertujuan memancing sudut pandang baru.

Meher Vij sempurna sebagai ibu yang tulus tersenyum lebar menyaksikan puterinya bahagia, walau di balik itu terpampang jelas setumpuk penderitaan. Performanya terkoneksi dengan penonton. Dia tersenyum, kita tersenyum. Dia menangis, kita berurai air mata. Dia berdiri tegak, kita bersorak dan bertepuk tangan.

Pujian serupa patut dialamatkan untuk Zaira Wasim lewat penampilan believable selaku gadis muda yang mahir bermain gitar sekaligus memiliki suara merdu. Diapun mampu secara alami menjadi sosok anak yang dipaksa (keadaan) untuk mengambil keputusan dewasa.

Sedangkan Aamir Khan, melalui kenakalan ekspresi serta keluwesan memamerkan gerakan kocak sekaligus menyebalkan di beberapa adegan, Khan sukses menjadi injeksi tersendiri yang dibutuhkan guna menyegarkan suasana.

Apabila nomor-nomor balada berhasil dihidupkan oleh Wasim, maka Aamir Khan sukses mewakili energi Sexy Baliye. Superhit!!

-------

Epilog

Meski fakta di lapangan poin mendasar tentang emansipasi dan kebebasan meraih mimpi bagi wanita diakui masyarakat, faktanya masih seringkali kita temui di lingkungan sekitar; superioritas kaum laki-laki di atas perempuan, budaya patriarki, hak wanita (dan anak) dikebiri. Atas dasar inilah mengapa film ini sangat penting untuk disimak.

Namun Secret Superstar pun enggan serta merta memukul rata sosok pria. Jalan menebus dosa terbuka lapang, seperti yang dialami Shakti Kumar kala tergerak menolong Insia.

Bagi beberapa orang, kesan cheesy mungkin menghalangi tersulutnya emosi, tapi film ini tak sekedar ingin mendramatisasi. Diselipkan pula hati melalui adegan-adegan penggugah rasa bagi siapa saja yang pernah merasakan perjuangan seorang manusia yang disebut IBU.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url