Sinopsis Film Bajirao Mastani (2015)

Salah satu film India sukses yang dibintangi oleh pasangan suami istri; Ranveer Singh dan Deepika Padukone adalah film berjudul Bajirao Mastani. Film garapan Sanjay Leela Bhansali ini sukses meraih box Office India pada akhir tahun 2015.

Film yang diangkat dari salah satu sejarah kerajaan Maratha ini juga menghadirkan Priyanka Chopra sebagai peran pendukung. Meski saat itu bersaing dengan film Dilwale yang dibintangi Shah Rukh Khan dan Kajol, terbukti kisah cinta segitiga epic ini berhasil meraih simpati dari penonton.

Kini, film Bajirao Mastani akan tayang di televisi Indonesia dalam Mega Bollywood ANTV pada hari Sabtu 20 Nopember 2021. Sebelum Anda menontonnya, inilah sinopsis dan ulasan kami.

Sinopis Film Bajirao Mastani

Panglima perang kerajaan Maratha (1720 M), Bajirao (Ranveer Singh) berhasil mempertahankan kerajaan Maratha dari serbuan kerajaan Mughal. Tak hanya berhasil bertahan, Peshwa Bajirao berhasil memperluas wilayah kerajaan  Maratha dan terus memperkecil area kekuasaan Mughal. Untuk itu, Bajirao diangkat sebagai Perdana Menteri Urusan Strategi dan Pengembangan Kerajaan sekaligus Panglima Utama Kerajaan Maratha dengan gelar Peshwa.

Suatu hari, disaat Bajirao tengah beristirahat ketika dalam misi menjaga perbatasan, mendadak Bajirao diserang oleh seseorang yang nekat menerobos pengawalan tenda sang Panglima. Pengawalan yang ketat telah berhasil membekuk si penyerang yang kemudian diketahui adalah seorang perempuan bernama Mastani (Deepika Padukone).

Tujuan Mastani sebenarnya bukan untuk menyerang Bajirao, tetapi untuk meminta bantuan. Dia bercerita bahwa kerajaannya, Chattrasal tengah dikepung oleh kerajaan Mughal. Dan dalam tempo 5 hari, benteng terakhirnya akan hancur.  Atas dasar inilah Mastani nekat menerobos ke tenda kediaman Bajirao.

Bajirao yang terkesima dengan aksi nekat dan kecantikan Mastani, langsung setuju dan bersedia membantu kerajaan Chattrasal. Semua keahlian strategi pertempuran ia kerahkan, sehingga dengan mudah pasukan Mughal tunggang langgang meninggalkan Chattrasal.

Atas jasanya, Maharaja Chattrasal mengundang Bajirao untuk singgah di istananya. Selain untuk membicarakan urusan politik kerajaan, Bajirao pun mulai jatuh cinta kepada Mastani.

Namun, Bajirao menyadari bahwa dirinya telah memiliki permaisuri di istananya yang saat ini setia mengharap kehadirannya, yaitu Kashibai (Priyanka Chopra). Di sisi lain, dia tak ingin menjadikan Mastani yang seorang Putri Raja Chattrasal sebagai gundiknya. Maka, Bajirao memilih untuk meninggalkan Mastani dan kembali ke Maratha.

Bagaimana nasib Mastani setelah ditinggalkan Bajirao? Sebaiknya anda menontonnya sendiri.


Review Film Bajirao Mastani

Warna emas sangat mendominasi film Bajirao Mastani. Sepanjang 153 menit, Sanjay Leela Bhansali konsisten mempertahankan kemegahan setting film ini. Mulai kostum, setting lokasi, dialog, dan akting pemainnya terjaga apik. Sangat megah, elegan, dan epic.

Akting ketiga pemeran utamanya sangat bagus. Ranveer Singh tampil memukau. Teriakannya saat memberi komando perang sungguh sangat menggetarkan. Bisa membuat merinding para penonton. Deepika Padukone sebagai Mastani yang jago pedang namun anggun saat menari, juga tampil sangat brilian. Sementara Priyanka Chopra yang harus memendam sakit hati dan tetap harus bersikap tegar dan tegas menghadapi suami dan mertuanya, mampu terekspresikan dengan sangat jenius. Tanvi Azmi sebagai ibunda Bajirao pun berhasil memberikan aura kebencian kepada penonton.


Di bagian Set dalam tarian Deewani Mastani  dengan kostum yang begitu mewah, ditambah teknologi pencahayaan dan cermin yang begitu spektakuler pada masa itu, seolah ingin menunjukkan bahwa Hindustan tak hanya memiliki Taj Mahal, tetapi juga memiliki Kashibai Mahal. Di sisi lain, ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang pesat di India pada abad ke-18 mampu divisualkan dengan baik oleh Sanjay Leela Bhansali.

Namun, di balik kemegahannya, terdapat beberapa kekurangan yang menurut saya agak mengganggu. Di paruh awal, tokoh Bajirao dan Mastani tampil mendominasi jalannya cerita. Namun, pada paruh kedua, peran Kashibai justru lebih mendominasi. Konflik yang dibangun sejak awal, terasa hambar pada bagian akhir. Belum lagi tokoh yang disiapkan untuk peran antagonis sejak awal adegan, tiba-tiba hilang tanpa penjelasan. Jika durasi sebenarnya mencapai 240 menit, mungkin saja beberapa plot hole yang tersaji pada penonton merupakan bagian yang telah mengalami editing.


Epilog


Menanti perilisan film Bajirao Mastani ini merupakan saat-saat paling menyenangkan sekaligus bikin penasaran.  Bagaimana tidak, rencana pembuatannya saja sudah ada sejak tahun 2003. Film yang sedianya akan dibuat untuk pasangan selebitris terpopuler saat itu, Salman Khan dan Aishwarya Rai, harus bolak-balik bongkar pasang. Banyak nama-nama artis besar Bollywood sempat diisukan untuk peran utama, namun pada akhirnya peran itu dipercayakan kepada Ranveer Singh, Deepika Padukone, dan Priyanka Chopra.

Mengingat bahwa film Bajirao Mastani ini telah dipersiapkan kurang lebih 15 tahun, tentunya semua penggemar Bollywood berharap banyak terhadap film ini. Sebagaimana film kolosal Devdas garapan Sanjay Leela Bhansali, ekspektasi penonton sangat tinggi dan berharap lebih bagus dari Devdas.

Namun, banyaknya pemotongan film dari 240 menit menjadi 153 menit menjadikan Bajirao Mastani banyak kehilangan plot dan tidak runtut. Ending yang seharusnya bisa menjadi pemuncak kisah Bajirao Mastani terasa kurang greget dan hambar. Semoga dalam versi Blueray nya kita bisa menikmati keseluruhan durasi film yang 240 menit.

Bajirao Mastani

Directed by Sanjay Leela Bhansali
Produced by
  • Sanjay Leela Bhansali
  • Kishore Lulla
Written by Prakash Kapadia
Screenplay by Prakash Kapadia
Based on Raau
by Nagnath S. Inamdar
Starring
Music by
  • Songs:
  • Sanjay Leela Bhansali
  • Background score:
  • Sanchit Balhara
Cinematography Sudeep Chatterjee
Edited by Rajesh G. Pandey
Production
company


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url