REVIEW FILM DAAWAT E ISHQ (2014)

REVIEW FILM DAAWAT E ISHQ (2014)

Director : Habib Faisal
Cast : Aditya Roy Kapoor, Parineeti Chopra , Anupam Kher, Karan Wahi
Rilis : Oktober 2014
Score Pribadi : 7.5|10*

Review dari : Andrian Benhar - BMCI Jakarta

Yash Raj Films kembali dengan film bertemakan drama romantis yang dibintangi oleh dua actor muda berbakat bollywood yang sedang naik daun Aditya Roy Kapoor dan Parineeti Chopra. Film ini disutradarai oleh Habib Faisal (Ishaqzaade,2012) dan diproduseri oleh Aditya Chopra.

Gulrez "Gullu" Qadir (Parineeti) adalah seorang SPG sepatu yang hidup sederhana bersama Booji (Anupam Kher) yang bekerja sebagai asisten pengacara tidaklah pernah beruntung saat menjodohkan anak semata wayangnya karena satu masalah "pihak pria yang menilai pernikahan dengan sebuah Mahar".

Maka dari Hyderabab dibuatlah sebuah rencana dimana Gullu dan ayahnya berpindah ke Lucknow untuk menipu pria melalui biro jodoh, dan Tariq "Taru" Haidar (Aditya Roy) si pemilik toko kebab termasyurpun tertarik lewat iklan tersebut. Gullu sadar akan kesungguhan Taru mencintainya tapi ada rencana lain yang membuatnya untuk terus menyimpan sebuah kebohongan karena sebuah alasan dan mimpinya.

Habib sebenarnya membuat cerita komedi romantis ini sangatlah ringan dan menarik . Nuansa cinta sepasang pemuda-pemudi muslim India disampaikan dengan sangatlah manis . Setting kota Hyderabab dan Lucknow yang padat divisualisasikan dengan baik lengkap bangunan tua berikut kulinernya yang dikenal disana.

Untuk acting pemain Parineeti sebelumnya sudah berkerjasama diawal debutnya dengan Habib lewat Ishaqzaade dan kalau membandingkan dengan ini film jauh lebih berkualitas actingnya di Ishaqzaade, disini karakter yang dimainkannya sedikit mirip Hasee Toh Phasee masih gadis manis cinta-cintaan hanya yang membedakan lebih fenimim. Aditya Roy Kapoor dari memerankan peran pemabok di dua film sebelumnya Aashiqui 2 (2013) dan Yeh Jawaani Hai Dewaani (2013) masih mengambil aman dan belum mau untuk mengexplore peran menantang meskipun actingnya tidaklah buruk , chemistrynya bersama Parineeti masih tampak kaku .

Untuk actor gaek Anupam Kher tidak usah ditanya , dirinya selalu bermain bagus di bermacam film hindi. Lalu ada aktor pendatang baru Karan Wahi yang meskipun tampil hanya dibeberapa scene kehadirannya mampu mencuri perhatian karena good looking dengan acting yang cukup baik.

Musik dan soundtracknya yang hampir keseluruhan enak didengar ditata oleh Sajid-Wajid diantaranya "Daawat-E-Ishq" , "Shayarana" , "Jaadu Tone Waaliyan" , "Mannat" dan tentunya lagu penutup yang ceria "Rangreli".

Hanya saja kekurangan film ini minim konflik dan mulus-mulus saja, dari beberapa film yang telah direlease Yash Raj Films tahun ini mulai dari Gunday sampai Mardaani mungkin inilah yang ringan sekali (karena yang ditonjolkan mungkin cerita cintanya) .

Overall , Daawat-E-Ishq bisa dijadikan tontonan refreshing semata dan jangan berharap lebih, bersaing pereleasesannya dengan dua film India lainnya yakni Finding Fanny dan Khoobsurat.

Demikian artikel tentang REVIEW FILM DAAWAT E ISHQ (2014). Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk menambah wawasan pembaca semua. Jika ada hal yang ingin didiskusikan, silahkan tulis di dalam kolom komentar di bawah ini.

Apabila Anda menyukai artikel ini, silahkan klik tombol share yang ada di atas artikel ini. Anda juga bisa membaca artikel , sinopsis film India, atau gosip selebriti terbaru, semua hal tentang film India ada di halaman www.filmindia.my.id ini. Anda juga bisa menyaksikan film India Terbaru Subtitle Bahasa Indonesia disini.

Terima kasih telah berkunjung di halaman ini.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url