Suami Artis Bollywood Shilpa Shetty Terlibat Produksi Film P*rno

FilmIndia.my.id -- Suami artis bollywood Shilpa Shetty dan pengusaha Raj Kundra telah menjadi berita utama di Mumbai. Raj Kundra ditangkap oleh Polisi Mumbai pada hari Senin (20/07/21) sehubungan dengan dugaan produksi film dewasa. Bagaimana kronologinya?


PRODUKSI FILM P*RNO

Pada tanggal 4 Februari tahun 2021, polisi Mumbai mengatakan bahwa mereka telah menangkap lima orang karena diduga memaksa wanita untuk menonton film porno. Mereka (5 orang) ini menjanjikan calon aktris-aktris ini untuk datang ke Mumbai dari berbagai penjuru negeri, untuk berperan dalam sebuah serial web. Namun, pada hari syuting, mereka mengubah naskah dan mengancam para wanita untuk mengekspos diri mereka sendiri di depan kamera. Jika para wanita menolak, mereka diminta untuk membayar penggantian biaya pra-produksi.

Setelah proses pengambilan gambar selesai, pelaku dan timnya mengupload film tersebut di sebuah aplikasi seluler. Mereka menawarkan langganan di jalur platform OTT. Para pelaku ini kemudian memasang iklan di platform media sosial. Tentu saja tidak vulgar, karena pornografi adalah ilegal di India, ini juga melanggar hukum.

Menurut polisi, biasanya syuting dilakukan sepanjang hari di sebuah bungalo sewaan di pinggiran Mumbai, seperti Pulau Madh. Akan ada staf minimal 5 hingga 6 orang yang akan merangkap sebagai sutradara, penulis dialog, pencari lokasi, dan pengembang aplikasi web. Aplikasi ini menjadi sangat populer selama penguncian, dengan ribuan pelanggan tetap, kata polisi. 

APA PERAN RAJ KUNDRA? 

Ada dua aspek dari penyelidikan polisi. Yang pertama adalah menangkap mereka yang memproduksi tayangan porno. Yang kedua berfokus pada mereka yang menyiarkan klip ini. Beberapa rumah produksi ini disiarkan dari server di luar negeri. Salah satu rumah produksi di Inggris, ditemukan mengunggah konten semacam itu, berada di bawah pemantauan polisi. Pemiliknya, Umesk Kamat telah ditangkap. 

Pengusaha Raj Kundra, suami aktor Shilpa Shetty, terlibat dalam streaming video porno melalui aplikasi bernama "Hotshots", kata Polisi Mumbai di pengadilan hari ini (20/07/21), sehari setelah menangkapnya. Dia dikirim ke tahanan polisi sampai Jumat dalam skandal yang melibatkan produksi film porno. 


Polisi menggambarkan Raj Kundra, 45, sebagai "konspirator utama" dalam kasus tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya memiliki bukti yang cukup untuk melawannya. Asisten Kundra, Ryan Thorpe, yang bertugas sebagai IT perusahaannya, juga ditangkap hari ini. 

Aplikasi "Hotshots" kini telah dihapus dari platform seluler dan baik Apple maupun Google. Konten tersebut dianggap sebagai konten pornografi. 

Polisi mengatakan mereka menemukan bukti termasuk klip dari kantor Raj Kundra. 

Kami menemukan surat perjanjian, email, akun obrolan WhatsApp, dan klip pornografi dari kantornya selama penggeledahan," kata Milind Bharambe, Komisaris Gabungan Polisi Mumbai, kepada wartawan. 

Polisi mengatakan kepada pengadilan bahwa keterlibatannya terungkap setelah penangkapan seorang wanita bernama Gahna Vashist,  mantan asisten pribadi pengusaha Umesh Kamat. Umesh Kamat kemudian mengungkapkan keterlibatan Kundra. 

Kundra telah membantah terlibat dan mengklaim bahwa dia telah menjual aplikasi "Hotshots" kepada tersangka lain yang dicari oleh polisi, yaitu Pradip Bakshi. 

Namun polisi tak percaya begitu saja. Menurutnya, Kundra terus memperbarui aplikasi secara rutin. Dia diduga juga membuat grup WhatsApp yang membahas produksi, distribusi, dan penjualan klip di aplikasi Hotshots. 

Gahna Vashisht dan Umesh Kamat sama-sama terlibat dalam produksi dan merekam film porno, menulis naskah; dan mengirim copy pekerjaan mereka kepada Raj Kundra, begitu menurut penjelasan polisi. 

PENGAKUAN BINTANG KLIP FILM P*RNO PRODUKSI RAJ KUNDRA

Menurut sebuah laporan di Republic World, dalam sebuah wawancara tak bertanggal dari aktris dan model Sagarika Shona Suman, dia menyatakan bahwa Raj Kundra --suami dari aktor Shilpa Shetty, menuntut dirinya untuk 'telanjang' dalam sebuah audisi. Laporan itu mengatakan bahwa Sagarika telah menuduh Raj Kundra melakukan pemaksaan itu saat dia mengikuti audisi untuk peran dalam serial web yang diproduksi olehnya.


Pemeran Wanita dibayar sekitar Rs.10.000 untuk satu klip. Beberapa dari mereka menyatakan bahwa mereka tertarik dengan tawaran peran dalam serial web. Namun mereka kemudian dipaksa untuk merekam film porno.

Film-film porno itu diduga direkam di India, ditransfer menggunakan WeTransfer ke Inggris dan dirilis di aplikasi seluler berbayar. Polisi mengatakan film-film itu diambil di rumah-rumah dan hotel-hotel yang disewa di Mumbai. Para model diduga direkrut dengan janji tawaran film dan kemudian dipaksa untuk merekam video porno. 

SHILPA SHETTY MENGHILANG DARI ACARA SUPER DANCER 4

Raj Kundra, yang tinggal di Mumbai bersama istrinya Shilpa Shetty dan dua anaknya, menghadapi tuduhan penipuan dan "iklan dan tayangan cabul dan tidak senonoh". Tuduhan itu sesuai dengan UU IT dan Undang-Undang Tentang Perempuan. Tuntutan itu telah didaftarkan kepada pihak pengadilan dan dengan potensi hukuman lima sampai tujuh tahun penjara. 

Pertama kali kasus ini didaftarkan pada 4 Februari 2021 oleh seorang wanita yang mengeluh dipaksa untuk melakukan film porno setelah dijanjikan pekerjaan akting. Sembilan orang telah ditangkap sejauh ini. Polisi telah mengklarifikasi bahwa kasus ini tidak ada peran aktif Shilpa Shetty.


Shilpa Shetty saat ini sedang gencar mempromosikan film terbarunya yang berjudul Hungama 2. Rencananya film tersebut akan rilis pada awal bulan Agustus mendatang. Namun, setelah kasus ini merebak, mendadak Shilpa Shetty dinyatakan absen dalam sebuah acara televisi berjudul Super Dancer 4. Belum ada penjelasan terkait menghilangnya Shilpa Shetty ini.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url