BADAN SENSOR FILM BOLLYWOOD: MEROKOK & PENGGUNAAN NARKOBAR DI FILM RANGOON HARUS DIHAPUS


Badan Sensor Film India (CBFC) meminta kepada pembuat film ‘Rangoon’ untuk memberikan peringatan pada filmnya untuk adegan ‘Merokok’ dan ‘Penyalahgunaan Obat-obatan Terlarang’. Karena ternyata dalam film karya Vishal Bharadwaj tersebut terdapat beberapa adegan tentang merokok dan penyalahgunaan obat terlarang.

“Sejak film mengambil setting tahun ’40-an, maka merokok merupakan salah satu gaya/fashion yang modis pada saat itu, hingga adegan merokok dalam film ‘Rangoon’ muncul secara terus menerus. Dalam kasus seperti itu, lebih baik untuk memberikan peringatan hukum di sepanjang film. Tetapi semua terserah si pembuat film untuk memutuskan apa yang ingin mereka lakukan,” ujar Ketua badan Sensor Film India, Pehlaj Nihalani.
Memperlihatkan adegan penyalahgunaan obat terlarang dalam film juga belum diputuskan oleh pihak sensor. 

“Kami telah meminta semua adegan itu dihapus. Penyalahgunaan narkoba dan merokok bukanlah hal yang diperbolehkan dalam film-film kami. Meski merokok dianggap modis di masa lalu. Tetapi untuk saat ini hal seperti itu tidak diperbolehkan lagi karena bisa mendorong seseorang mengikuti sikap-sikap tidak baik seperti itu. Untuk bisa terlihat glamour tidak harus dengan menggunakan narkoba, itu bukanlah ide dari badan Sensor untuk memberi kesenangan dalam film dengan cara seperti itu,” tambah Ketua Badan Sensor Film yang juga mantan sutradara di Bollywood ini menjelaskan.  

Film 'Rangoon' dibintangi Saif Ali Khan, Shahid Kapoor dan Kangana Ranaut. Film disutradarai oleh Vishal Bharadwaj. Dan film rencana akan dirilis pada 24 Februari 2017. (Melaty Tagore)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url