MENTERI DALAM NEGERI INDIA JAMIN, RILIS FILM AE DIL HAI MUSHKIL AMAN


Setelah muncul ketidakpastian perilisan film terbaru karya Karan Johar berjudul �Ae Dil Hai Mushkil�, akhirnya kini diperoleh kepastian bahwa Hari Raya Diwali mendatang akan lebih cerah dengan dirilisnya film yang dibintangi Ranbir Kapoor, Aishwarya Rai Bachchan dan Anushka Sharma. Kepastian itu datang langsung dari Menteri dalam Negeri India, Rajnath Singh.  

Mukesh Bhatt, Presiden Persatuan Produser TV & Film India, menyatakan telah bertemu dengan Mr Singh, yang menjamin keamanan rilis film �Ae Dil Mushkil Hai� pada 28 Oktober 2016, dua hari sebelum malam Diwali. Karan Johar sendiri tidak bisa hadir dalam pertemuan tersebut karena sibuk menyelesaikan filmnya tersebut di Mumbai.
Bhatt bersama penyanyi-politikus, Babul Supriyo mengadakan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri, Rajnath Singh.  Dalam pertemuan tersebut, Mr Singh menjamin tidak akan ada ancaman kerusuhan yang akan dilakukan oleh Maharasthra Narnirman Sena (MNS) yang melarang film yang dibintangi artis Pakistan beredar.

�Kami ini adalah penghibur, entertainers. Kami tertarik bekerja dengan banyak artis, dan tidak melihat dari mana dia berasal, apakah dari Pakistan, China atau Afrika,� ujar Mukesh Bhatt.

MNS sendiri tetap tak mau merubah keputusannya, meski Karan Johar beberapa waktu lalu melalui videonya telah mengatakan bahwa dia tidak akan bekerja dengan artis dari Pakistan lagi.

Sebelumnya, Mukesh Bhatt juga telah bertemu dengan kepolisian Mumbai untuk melindungi keamanan saat film �Ae Dil Hai Mushkil� dirilis.

�Saya akan memberikan 200 persen keamanan ke Kepolisian Mumbai. Tetapi kan film tidak hanya dirilis di Mumbai? Kami juga ingin menyelamatkan diri kami, lalu siapa yang lebih baik dari Menteri Dalam Negeri?� ujar Bhatt.

Film �Ae Dil Mushkil Hai� menjadi target pertama setelah muncul pelarangan artis Pakistan bekerja di perfilman Bollywood. Pelarangan ini muncul berkaitan teror yang menyerang Uri, Jammu-Kashmir pada 18 September 2016 lalu. 18 tentara India tewas dalam aksi teror yang dilakukan oleh Pakistan tersebut. (Melaty Tagore)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url